KLATEN – Sebagai langkah konkret dalam mendukung ketersediaan stok darah di wilayah Jawa Tengah, DPD LDII Kabupaten Klaten secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klaten. Sinergi ini diwujudkan melalui aksi donor darah massal yang dipusatkan di Kompleks Masjid Miftahul Jannah, Kecamatan Ceper, Klaten, pada Minggu (7/6/2026). Mengusung tema besar “Sehat Negeriku, Selamat Bangsaku”, agenda ini menjadi bukti nyata kontribusi elemen masyarakat dalam menjaga ketahanan kesehatan nasional.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut berhasil menarik antusiasme tinggi dari para relawan. Tercatat sebanyak 118 pendonor yang berasal dari berbagai Pimpinan Cabang (PC) serta Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII di seluruh penjuru Kabupaten Klaten turun tangan memberikan kontribusinya. Kehadiran para pendonor ini mencerminkan soliditas organisasi dalam merespons isu-isu kemanusiaan di tingkat akar rumput.
Sinergi Demi Ketahanan Kesehatan Masyarakat
Ketua DPD LDII Kabupaten Klaten, Sigit Winoto, menegaskan bahwa kemitraan dengan PMI bukanlah sekadar agenda seremonial belaka. Menurutnya, kerja sama ini merupakan bentuk sinkronisasi yang terus dipupuk oleh LDII, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat dan aksi kemanusiaan yang mendesak.
Realitas di lapangan menunjukkan bahwa kebutuhan akan pasokan darah di berbagai rumah sakit terus berdenyut setiap harinya tanpa henti. Kondisi ini menuntut dukungan kolektif dari berbagai lapisan masyarakat agar fasilitas kesehatan tidak mengalami defisit stok saat situasi darurat terjadi.
“Kolaborasi dengan PMI merupakan ikhtiar bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah. Kami ingin warga LDII tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga hadir melalui kegiatan sosial yang manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” ujar Sigit Winoto saat memantau jalannya kegiatan.
Membangun Karakter Melalui Aksi Altruisme
Di balik aspek medis, Sigit memandang donor darah sebagai instrumen pendidikan karakter yang efektif bagi warga LDII. Kegiatan ini melatih individu untuk memiliki kepekaan sosial serta merawat budaya berbagi di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks. Satu kantong darah yang disumbangkan seringkali menjadi penentu hidup dan mati bagi pasien yang membutuhkan komponen darah spesifik.
Sigit menambahkan bahwa nilai dari setetes darah yang diberikan jauh melampaui sumbangan materiil, karena di dalamnya terdapat nilai keikhlasan yang murni. Harapannya, partisipasi aktif ini tidak berhenti pada satu momentum saja, melainkan bertransformasi menjadi gaya hidup atau habituasi positif bagi setiap individu.
“Donor darah mengajarkan kepedulian dan keikhlasan dalam membantu sesama. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai kebiasaan positif. Ketika semakin banyak masyarakat yang terlibat, kebutuhan darah di rumah sakit dapat terpenuhi dengan lebih baik,” katanya menambahkan.
Aksi ini sekaligus menegaskan posisi LDII Klaten sebagai mitra pemerintah dan lembaga sosial dalam menciptakan masyarakat yang tangguh dan sehat. Dengan terpenuhinya stok darah di tingkat kabupaten, diharapkan pelayanan medis bagi pasien kecelakaan, operasi, hingga penderita talasemia di Klaten dapat berjalan lebih optimal tanpa kendala ketersediaan logistik darah.
Glossary Artikel:
- DPD: Dewan Pimpinan Daerah, struktur kepengurusan organisasi di tingkat kabupaten/kota.
- PC & PAC: Pimpinan Cabang (tingkat kecamatan) dan Pimpinan Anak Cabang (tingkat desa/kelurahan).
- Sinergi: Bentuk kerja sama yang menghasilkan pengaruh lebih besar daripada bekerja sendiri-sendiri.
- Transfusi: Proses penyaluran darah atau komponen darah dari satu orang ke sistem peredaran darah orang lain.
- Ikhtiar: Usaha atau upaya sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan tertentu.
- Altruisme: Sikap atau prinsip mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.