TAKALAR – Dalam upaya mempererat tali silaturahim dan memperkuat fondasi persatuan di tengah masyarakat, pengurus DPD LDII Kabupaten Takalar melaksanakan kunjungan resmi ke kediaman Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Takalar, KH Muhammad Dahlan, pada Kamis (4/6/2026). Pertemuan strategis ini menjadi momentum krusial bagi kedua lembaga untuk menyelaraskan visi dalam menjaga kondusivitas serta kerukunan umat beragama di wilayah Sulawesi Selatan.
Dialog yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini menitikberatkan pada pentingnya komunikasi intensif antarorganisasi keagamaan. Langkah proaktif LDII ini mendapat apresiasi tinggi dari KH Muhammad Dahlan, yang menilai inisiatif tersebut sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kemajuan daerah.
Komitmen Kebersamaan dan Apresiasi MUI
KH Muhammad Dahlan menegaskan bahwa koordinasi yang baik antarlembaga adalah kunci dalam menangkal potensi disintegrasi. Baginya, kehadiran LDII yang secara aktif menjalin komunikasi dengan MUI mencerminkan semangat inklusivitas yang harus dipelihara.
“Kunjungan dari pengurus LDII Takalar ini adalah langkah yang sangat mulia. Kami melihat ada semangat kebersamaan yang besar untuk ikut serta memikirkan kemajuan umat dan daerah kita,” ujar KH Muhammad Dahlan.
Delegasi LDII yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPD LDII Takalar, Riqbal Nur, menggunakan kesempatan ini untuk bertukar gagasan mengenai pola pembinaan umat yang efektif. Riqbal mengungkapkan rasa syukurnya atas sambutan hangat yang diberikan oleh tokoh ulama terpandang di Takalar tersebut. Komunikasi yang mengalir tanpa sekat menjadi bukti bahwa keharmonisan dapat tercipta melalui keterbukaan.
“Kami sangat berbahagia dan merasa terhormat atas keterbukaan serta wejangan yang diberikan oleh KH Muhammad Dahlan. Suasana kekeluargaan yang tercipta membuktikan bahwa komunikasi yang baik adalah kunci utama dalam membangun kebersamaan,” jelas Riqbal Nur.
Mendukung Pembangunan SDM Berkarakter
Lebih jauh, Riqbal menegaskan bahwa LDII berkomitmen penuh untuk mendukung seluruh program MUI dan kebijakan pemerintah daerah. Fokus utama LDII tidak hanya pada aspek religiusitas, tetapi juga pada pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional sekaligus memiliki integritas moral yang tinggi.
Targetnya jelas: melahirkan generasi yang unggul dan memiliki akhlak mulia guna mendukung pembangunan bangsa. Dalam prosesnya, LDII terus memohon bimbingan dari MUI agar langkah organisasi tetap sejalan dengan maslahat umat yang lebih luas.
“Kami mohon doa dan dukungan dari MUI Takalar agar LDII Takalar maju, berkembang dan membawa manfaat bagi umat,” tambah Riqbal Nur.
Dakwah dan Kontribusi Lingkungan Hidup
Sisi menarik dari pertemuan ini adalah sorotan KH Muhammad Dahlan terhadap kiprah LDII yang melampaui batas mimbar dakwah. Beliau mencermati bahwa LDII Takalar juga terjun langsung dalam aksi nyata pelestarian alam, seperti kegiatan penghijauan yang dinilai selaras dengan perintah agama untuk menjaga bumi.
“Saya melihat keberadaan LDII ini, selain bergerak di bidang dakwah, juga bermitra di bidang pertanian, seperti membuat kegiatan penghijauan dan penanaman pohon. Ini merupakan perintah agama. Intinya, kita semua sama, selama akidahnya lurus, tidak menyimpang dari Al Quran dan Hadits, serta rukun Islamnya sama, jangan sampai kita mau dipecah belah atau dibenturkan antar umat maupun antarorganisasi oleh pihak luar,” tegas KH Muhammad Dahlan.
Beliau juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terombang-ambing oleh isu provokatif yang beredar di media sosial maupun lingkungan sekitar. Moderasi beragama harus menjadi napas dalam kehidupan bermasyarakat agar toleransi tetap tegak berdiri.
Sebagai simbol penguatan sinergi, pertemuan tersebut ditutup dengan penyerahan buku pedoman ibadah secara simbolis kepada Sekretaris MUI Takalar. Penyerahan ini menandai komitmen jangka panjang kedua belah pihak untuk terus berkolaborasi dalam berbagai agenda keumatan di masa depan.
Glossary: Istilah Penting
- Ukhuwah: Persaudaraan atau ikatan yang kuat antar sesama Muslim atau sesama manusia.
- MUI (Majelis Ulama Indonesia): Lembaga swadaya masyarakat yang mewadahi ulama, zuama, dan cendekiawan Islam untuk membimbing umat Islam di Indonesia.
- Islam Rahmatan lil ‘Alamin: Ajaran Islam yang memberikan rahmat, kedamaian, dan kasih sayang bagi seluruh alam semesta.
- Disintegrasi: Keadaan tidak bersatu padu yang menyebabkan hilangnya keutuhan atau persatuan.
- Moderasi Beragama: Cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.