Perkuat Kemandirian Ekonomi, LDII Mimika Bekali Generasi Putri Keahlian Tata Boga Profesional

Perkuat Kemandirian Ekonomi, LDII Mimika Bekali Generasi Putri Keahlian Tata Boga Profesional
  • TIMIKA – Langkah konkret dalam mencetak muslimah yang mandiri dan berdaya saing global terus digalakkan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mimika. Pada Minggu (21/6/2026), Bidang Pemberdayaan Wanita LDII Mimika bersinergi dengan Penggerak Pembina Generus (PPG) menggelar workshop tata boga dan pengajian kemandirian yang dikhususkan bagi generasi putri di wilayah Timika, Papua Tengah.

    Bertempat di Aula DKM Miftahul Huda, Jalan Hasanudin, Gang Ketapang, perhelatan ini tidak sekadar menjadi ajang kumpul rutin. Acara dimulai dengan khidmat melalui pengajian Al-Qur’an sebagai fondasi spiritual, sebelum akhirnya beralih ke sesi teknis yang memacu kreativitas dapur para peserta.

    Manifestasi Kemandirian Lewat Literasi Kuliner

    Hj. Nurfuada, M.Pd., selaku Ketua Bidang Pemberdayaan Wanita LDII Mimika, turun langsung memberikan edukasi mendalam mengenai manajemen tata boga. Diksi yang disampaikan bukan sekadar resep masakan, melainkan filosofi kemandirian ekonomi. Para peserta diajak memahami seluk-beluk pengolahan makanan dari pemilihan bahan hingga teknik penyajian yang memiliki nilai jual tinggi.

    Suasana aula mendadak semarak saat sesi praktik dimulai. Aroma masakan dan antusiasme terlihat jelas di wajah para generasi muda LDII yang dengan cekatan mempraktikkan teori yang baru saja mereka serap. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan bekal jangka panjang, baik bagi mereka yang akan membangun rumah tangga maupun yang bercita-cita menjadi wirausaha kuliner.

    “Pengajian kemandirian ini adalah langkah nyata untuk membekali generasi putri LDII dengan keterampilan praktis yang bermanfaat. Tata boga bukan hanya soal memasak, tetapi juga peluang usaha yang bisa menopang ekonomi keluarga. LDII Mimika mendukung penuh program pemberdayaan wanita agar lahir generasi muslimah yang mandiri, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” ujar La Ode Muh Norris Ashara, S.S., Ketua DPD LDII Kabupaten Mimika.

    Membangun Ketahanan Ekonomi Keluarga

    Implementasi program ini sejalan dengan visi LDII dalam mencetak sumber daya manusia yang memiliki kriteria 'alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri. Keterampilan kuliner dianggap sebagai aset strategis di tengah dinamika ekonomi modern. Dengan memiliki kompetensi tata boga, para wanita LDII diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di lingkungan masing-masing.

    Melalui tangan-tangan kreatif para putri LDII ini, diharapkan muncul pelaku UMKM baru yang mampu menciptakan lapangan kerja serta memperkuat ketahanan ekonomi di Bumi Cendrawasih. Keberlanjutan program ini menjadi komitmen organisasi untuk terus memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat Mimika secara luas.

    Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut diakhiri dengan doa bersama. Keberhasilan acara ini menandai babak baru bagi generasi putri LDII Mimika untuk lebih berani mengeksplorasi potensi diri dalam dunia bisnis kuliner yang penuh peluang dan barokah.

    Glossary Artikel: Mengenal Istilah dalam Berita

    • DPD LDII: Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia, struktur organisasi di tingkat kabupaten/kota.
    • PPG (Penggerak Pembina Generus): Badan atau kelompok kerja di lingkungan LDII yang fokus pada pembinaan karakter dan kompetensi generasi muda.
    • Tata Boga: Pengetahuan dan keterampilan dalam seni mengolah, menyiapkan, dan menyajikan makanan yang profesional.
    • Pengajian Kemandirian: Forum edukasi yang memadukan pemahaman agama dengan keterampilan praktis (soft/hard skill) untuk menunjang kemandirian hidup.
    • Alim-Faqih: Istilah untuk individu yang memiliki pemahaman agama yang mendalam sekaligus memahami hukum-hukumnya secara komprehensif.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.