Mempererat Ukhuwah, Generasi Muda LDII Sampit Gelar Perjalanan Keakraban ke Pangkalan Bun

Mempererat Ukhuwah, Generasi Muda LDII Sampit Gelar Perjalanan Keakraban ke Pangkalan Bun







SAMPIT – Dinamika pembinaan generasi muda di lingkungan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kotawaringin Timur kembali menunjukkan geliat positif. Puluhan pemuda yang tergabung dalam generus LDII Sampit baru-baru ini melangsungkan perjalanan menuju Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Agenda yang mengusung tema keakraban ini bertujuan untuk memperkuat ikatan silaturahmi sekaligus menjadi sarana edukasi luar ruangan bagi para peserta.

Misi Penguatan Karakter Generus

Perjalanan ini bukan sekadar kunjungan wisata biasa. Di balik keceriaan para pemuda yang bertolak dari Sampit, terdapat misi besar organisasi untuk menanamkan kemandirian dan kekompakan. Kegiatan keakraban antar-daerah seperti ini rutin dilakukan guna memperluas wawasan para generus mengenai jejaring organisasi dan lingkungan sosial yang lebih luas di wilayah Kalimantan Tengah.

"Keakraban LDII: Pemuda Sampit Berangkat ke Pangkalan Bun," tulis narasi dalam dokumentasi resmi kegiatan tersebut yang diunggah oleh akun LDII Sampit.

Selama di Pangkalan Bun, rombongan dijadwalkan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memupuk kerukunan. Interaksi antar-pemuda dari dua kabupaten yang berbeda ini diharapkan mampu menciptakan sinergi dalam menjalankan program-program kepemudaan LDII di masa mendatang.

Antusiasme dan Harapan di Pangkalan Bun

Kehadiran rombongan dari Sampit disambut hangat oleh pengurus dan pemuda setempat di Pangkalan Bun. Antusiasme peserta terlihat sejak keberangkatan, di mana koordinasi yang matang menjadi kunci kelancaran perjalanan lintas kabupaten ini. Melalui tagar #keakraban, #ldiisampit, dan #generusldii, kegiatan ini juga disebarluaskan di media sosial sebagai bentuk kampanye positif mengenai aktivitas pemuda Islam yang produktif.

Program ini merupakan implementasi dari target Tri Sukses generus LDII, yakni menciptakan sumber daya manusia yang berakhlakul karimah, alim-faqih, dan mandiri. Dengan mengunjungi daerah lain, para pemuda belajar beradaptasi dengan lingkungan baru dan mempraktikkan etika berkomunikasi yang baik dengan sesama rekan organisasi.

Kegiatan yang berlangsung secara khidmat namun santai ini diharapkan dapat memberikan penyegaran (refreshing) bagi para pemuda di tengah rutinitas harian mereka, sekaligus mengokohkan pondasi ukhuwah Islamiyah yang menjadi pilar utama dalam organisasi.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.