LDII Wonogiri Gandeng Dinas Kesehatan: Ratusan Santri Ponpes Al Barru Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

LDII Wonogiri Gandeng Dinas Kesehatan: Ratusan Santri Ponpes Al Barru Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Wonogiri – Ratusan santri di Pondok Pesantren Al Barru, Bulusari, Desa Bulusulur, Wonogiri, mendapatkan akses layanan kesehatan menyeluruh melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Inisiatif yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas Wonogiri I ini berlangsung pada Kamis (11/6/2026), dengan dukungan penuh dari LDII Wonogiri sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas hidup di lingkungan pendidikan agama.

Kehadiran program jemput bola ini tidak sekadar formalitas. Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkiyarno, turun langsung meninjau proses pemeriksaan yang menyasar para santri, jajaran pengurus pondok, hingga warga yang bermukim di sekitar pesantren. Langkah ini menegaskan urgensi kesehatan fisik sebagai fondasi utama bagi generasi muda dalam menyerap ilmu dan menjalani aktivitas produktif sehari-hari.

“Program Cek Kesehatan Gratis ini kami hadirkan agar masyarakat lebih mudah mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Santri merupakan generasi penerus yang perlu mendapatkan perhatian, sehingga kesehatan mereka harus dijaga dengan baik,” ujar Imron Rizkiyarno di sela-sela peninjauannya.

Antusiasme masyarakat terhadap layanan kesehatan cuma-cuma ini tergolong tinggi. Menurut data yang dipaparkan Imron, partisipasi publik terus merangkak naik dan telah menjadi parameter keberhasilan pelayanan kesehatan daerah. Hingga medio 2026, tercatat lebih dari 400 ribu warga Wonogiri telah memanfaatkan fasilitas CKG ini.

Kolaborasi Strategis Demi Pencegahan Dini Penyakit

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati memberikan apresiasi khusus kepada manajemen Pondok Pesantren Al Barru. Keterlibatan aktif institusi pendidikan seperti pesantren dinilai sangat membantu percepatan cakupan program kesehatan pemerintah. Melalui pemeriksaan ini, risiko penyakit kronis atau gangguan kesehatan lainnya dapat dipetakan secara cepat.

“Partisipasi berbagai elemen masyarakat sangat membantu percepatan capaian program kesehatan. Jika ditemukan indikasi penyakit tertentu, peserta akan mendapatkan tindak lanjut dan rujukan ke fasilitas kesehatan yang sesuai,” tambah Imron.

Ketua Pondok Pesantren Al Barru, Agung Susanto, merinci bahwa terdapat 224 peserta yang berpartisipasi dalam agenda tersebut. Ia menekankan bahwa sinergi dengan pihak medis, dalam hal ini Puskesmas Wonogiri I, telah terjalin lama dan mencakup berbagai aspek fundamental lainnya.

“Kolaborasi dengan Puskesmas Wonogiri I selama ini berjalan dengan baik. Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, kami juga bekerja sama dalam program peningkatan gizi santri, pembinaan sanitasi, dan pengelolaan kebersihan lingkungan pesantren,” jelas Agung Susanto.

Pengembangan Fasilitas: Peletakan Batu Pertama Gedung Aulia Syuhada

Momentum kunjungan kerja ini juga ditandai dengan aksi simbolis peletakan batu pertama pembangunan Gedung Aulia Syuhada di lingkungan pesantren. Pembangunan ini menjadi sinyalemen positif atas berkembangnya infrastruktur pendukungan kegiatan sosial dan keagamaan di wilayah Bulusulur.

Joko Santoso, selaku panitia pembangunan, menjelaskan bahwa gedung dua lantai tersebut diproyeksikan menjadi pusat aktivitas warga LDII dan masyarakat umum. Dengan estimasi anggaran sebesar Rp300 juta, proses konstruksi ditargetkan rampung dalam kurun waktu tiga bulan ke depan.

“Fasilitas ini kami siapkan agar dapat digunakan secara luas oleh warga dan masyarakat sekitar. Harapannya, keberadaan gedung ini dapat mendukung kegiatan pendidikan, keagamaan, dan sosial yang semakin berkembang di Bulusulur,” tutur Joko Santoso menutup pembicaraan.

Glossary Berita:

  • CKG (Cek Kesehatan Gratis): Program unggulan Pemkab Wonogiri untuk deteksi dini kesehatan masyarakat tanpa biaya.
  • LDII: Lembaga Dakwah Islam Indonesia, organisasi kemasyarakatan berbasis Islam yang aktif dalam bidang dakwah, pendidikan, dan sosial.
  • Sanitasi: Usaha kesehatan masyarakat yang menitikberatkan pada pengawasan teknik terhadap berbagai faktor lingkungan yang mempengaruhi kesehatan.
  • Puskesmas Wonogiri I: Unit pelaksana teknis dinas kesehatan yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan pembangunan kesehatan di wilayah kerja tingkat pertama di Wonogiri.
  • Groundbreaking: Upacara peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya sebuah proyek pembangunan fisik.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.