LDII Lahat Distribusikan 1.500 Paket Daging Kurban, Perkokoh Ukhuwah dan Sinergi Lintas Sektoral di Bumi Seganti Setungguan

LDII Lahat Distribusikan 1.500 Paket Daging Kurban, Perkokoh Ukhuwah dan Sinergi Lintas Sektoral di Bumi Seganti Setungguan

Menyambut momentum sakral Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Lahat menginisiasi aksi sosial besar-besaran dengan mendistribusikan 1.500 paket daging kurban kepada masyarakat. Langkah nyata ini didukung oleh penyembelihan total 52 hewan kurban yang terdiri dari 24 ekor sapi dan 28 ekor kambing, yang tersebar secara merata di berbagai wilayah administratif di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Distribusi Serentak di Berbagai Lini Kecamatan

Pelaksanaan penyembelihan dilakukan dengan manajemen yang rapi melalui koordinasi antara Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII. Ketua DPD LDII Kabupaten Lahat, H. Amat Sarjono, menjelaskan bahwa penyebaran lokasi penyembelihan ini bertujuan agar manfaat kurban dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Rincian kontribusi hewan kurban di setiap wilayah menunjukkan antusiasme warga yang tinggi dalam menjalankan ibadah ini:

  • PC LDII Kecamatan Lahat: Mengelola 12 ekor sapi dan 9 ekor kambing.
  • PC LDII Kecamatan Kikim Timur: Menyembelih 6 ekor sapi dan 8 ekor kambing.
  • PC LDII Kecamatan Jarai dan Muara Payang: Mengumpulkan 4 ekor sapi dan 2 ekor kambing.
  • PC LDII Kecamatan Kikim Barat: Menyalurkan 1 ekor sapi dan 6 ekor kambing.
  • PC LDII Kecamatan Kikim Tengah: Melaksanakan kurban 1 ekor sapi dan 3 ekor kambing.
“Kurban bukan sekadar ibadah vertikal kepada Allah SWT yang menunjukkan ketakwaan, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang sangat kuat. Melalui pembagian daging kurban, kita diajarkan untuk berbagi kebahagiaan dan mempererat kepedulian terhadap sesama,” ujar H. Amat Sarjono saat meninjau proses distribusi.

Memperkuat Tali Silaturahmi Tanpa Sekat

Ribuan paket daging tersebut tidak hanya diberikan kepada internal organisasi, namun menyasar masyarakat luas di sekitar masjid, kaum dhuafa, serta tokoh masyarakat. LDII Lahat menegaskan bahwa distribusi ini dilakukan secara inklusif tanpa memandang latar belakang sosial guna mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah keberagaman.

Selain fokus pada aspek filantropi, DPD LDII Lahat memanfaatkan momentum Iduladha untuk memperkuat hubungan dengan para pemangku kebijakan. Jajaran pengurus LDII melakukan kunjungan silaturahmi formal kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Di antaranya adalah pertemuan dengan Bupati Lahat Bursah Zarnubi, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, serta Ketua DPRD Kabupaten Lahat Fitrizal Homizi.

Sinergi Strategis dengan Pemerintah Daerah

Dalam pertemuan tersebut, H. Amat Sarjono menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan daerah. Komunikasi yang harmonis diyakini mampu menjadi katalisator dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang muncul di masyarakat.

“LDII berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui silaturahmi ini, kami berharap hubungan yang telah terjalin baik dapat semakin kuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Lahat,” tambah Amat Sarjono.

Aksi ini menjadi cerminan bahwa nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan yang diajarkan dalam Iduladha harus diimplementasikan dalam bentuk aksi nyata yang memberikan dampak bagi kemanusiaan. Ke depannya, LDII Lahat berharap semangat kebersamaan ini terus tumbuh demi mewujudkan Kabupaten Lahat yang lebih maju, religius, dan sejahtera.

Glossary: Istilah Penting dalam Berita

  • Ukhuwah Islamiyah: Konsep persaudaraan antara sesama pemeluk agama Islam yang didasari atas keimanan.
  • Forkopimda: Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, wadah untuk menyelaraskan kebijakan antara eksekutif, legislatif, dan unsur aparat hukum di tingkat daerah.
  • DPD/PC/PAC: Jenjang struktural dalam LDII (Dewan Pimpinan Daerah di tingkat Kabupaten, Pimpinan Cabang di tingkat Kecamatan, dan Pimpinan Anak Cabang di tingkat Kelurahan/Desa).
  • Ibadah Vertikal: Hubungan langsung antara manusia dengan Tuhan (Hablum Minallah).

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.