Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kolaka Timur resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2025-2030. Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Ladongi pada Kamis, 18 Juni 2026 ini, menandai babak baru komitmen organisasi dalam mempererat sinergi lintas sektoral guna menyokong kemajuan pembangunan di Bumi Lodaya.
Fokus pada Sektor Pertanian dan Kesehatan
Ketua DPD LDII Kabupaten Kolaka Timur terpilih, Abdul Gofur, menyatakan bahwa arah kepengurusan baru ini akan lebih proaktif dalam menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa LDII tidak hanya bergerak di bidang dakwah, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal.
"Kami bersama seluruh pengurus siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk membangun Kolaka Timur dan mendukung program-program daerah, khususnya di bidang pertanian dan kesehatan," ujar Abdul Gofur selepas prosesi pelantikan.
Pelantikan ini mengusung visi besar yang termaktub dalam tema "Membangun Kepemimpinan Profesional Religius yang Berkarakter Luhur, Memperkuat Moderasi Beragama dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat". Agenda ini turut dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari tokoh masyarakat hingga perwakilan birokrasi, yang memberikan sinyalemen positif atas eksistensi organisasi di tengah keberagaman warga Kolaka Timur.
Konsolidasi Organisasi Sebagai Napas Pergerakan
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW LDII Sulawesi Tenggara, La Ode Mane Mbeu, memberikan penekanan khusus pada pentingnya legalitas dan penguatan struktur. Menurutnya, seremoni pelantikan bukan sekadar formalitas, melainkan mekanisme krusial untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan di atas rel konstitusi yang telah ditetapkan.
Ia menilai momentum ini merupakan ajang konsolidasi internal untuk membangkitkan kembali girah perjuangan para pengurus. Dengan kepengurusan yang solid, program-program strategis diyakini akan lebih mudah diimplementasikan hingga ke tingkat akar rumput.
"Kegiatan seperti ini semangat pengurus dan anggota kembali tumbuh. Dalam teori organisasi, salah satu faktor yang membuat organisasi tetap utuh dan dinamis adalah sering melakukan konsolidasi organisasi," kata La Ode Mane Mbeu menjelaskan urgensi kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, La Ode Mane Mbeu menekankan bahwa LDII terus berupaya merajut hubungan yang harmonis dengan organisasi kemasyarakatan lainnya. Visi besarnya adalah menciptakan ekosistem sosial yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah, sehingga setiap program kerja yang dirancang mampu memberikan dampak konkret bagi masyarakat luas.
Dukungan Penuh Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur
Respon positif datang dari Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur. Bupati Kolaka Timur, Yosep Sahaka, yang diwakili oleh Asisten I Setda, Marwan, menitipkan harapan besar agar kepengurusan LDII yang baru dapat menjadi mitra strategis pemerintah. Marwan menyoroti peran penting organisasi keagamaan dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan umat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur, kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan dan dilantik. Semoga dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik dan terus bersinergi dalam membangun daerah," tutur Marwan di hadapan para hadirin.
Pemerintah berharap LDII dapat mengambil peran aktif dalam penguatan moderasi beragama, sebuah pilar penting bagi kemajuan daerah yang heterogen. Melalui struktur kepemimpinan yang baru ini, LDII Kolaka Timur kini menatap masa depan dengan target penguatan peran nyata di tengah masyarakat, mempererat jalinan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, dan menjadi bagian integral dari kemajuan Sulawesi Tenggara.
Glossary Artikel:
- DPD: Dewan Pimpinan Daerah, struktur organisasi di tingkat kabupaten/kota.
- DPW: Dewan Pimpinan Wilayah, struktur organisasi di tingkat provinsi.
- Moderasi Beragama: Cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum.
- Konsolidasi Organisasi: Tindakan untuk memperkuat, menyatukan, dan mengukuhkan hubungan antaranggota atau unit dalam organisasi.
- Sinergi: Suatu bentuk kerja sama yang menghasilkan pengaruh atau hasil yang lebih besar daripada jika dilakukan secara mandiri.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.