LDII Batam Gandeng LAZ Sinergikan Distribusi Daging Kurban ke Wilayah Pesisir dan Pulau Terluar

LDII Batam Gandeng LAZ Sinergikan Distribusi Daging Kurban ke Wilayah Pesisir dan Pulau Terluar

Semangat kepedulian sosial pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kini merambah jauh hingga ke pelosok cakrawala Kepulauan Riau. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Batam secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Batam guna mendistribusikan ribuan paket daging kurban bagi masyarakat di kawasan pesisir serta pulau-pulau terluar yang masuk dalam kategori wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Mengatasi Kendala Geografis Lewat Sinergi

Langkah ini diambil sebagai solusi atas tantangan logistik yang kerap membayangi pemerataan distribusi hewan kurban di provinsi kepulauan. Selama ini, konsentrasi pembagian daging kurban cenderung bertumpu pada pusat-pusat keramaian di daratan utama Pulau Batam, sementara warga di pulau-pulau penyangga seringkali kesulitan mendapatkan akses karena keterbatasan transportasi laut.

Penyerahan paket kurban tersebut dilakukan secara simbolis oleh Ketua DPD LDII Kota Batam, H. Rudy Budi Suhardi, kepada Ketua LAZ Batam, H. Syarifuddin. Prosesi ini menandai dimulainya pengiriman logistik kurban yang akan mengarungi lautan menuju sasaran distribusi di berbagai titik terpencil di sekitar wilayah Batam.

“Kami bersyukur dapat berkolaborasi dengan LAZ BATAM. Selama ini distribusi daging kurban warga LDII lebih banyak terfokus di Pulau Batam karena kendala akses menuju wilayah kepulauan. Dengan sinergi ini, jangkauan distribusi menjadi lebih luas sehingga semakin banyak masyarakat di pulau-pulau terluar yang dapat merasakan manfaat kurban,” ujar H. Rudy Budi Suhardi.

Komitmen Pengabdian dan Inklusivitas Sosial

H. Rudy Budi Suhardi menegaskan bahwa kondisi geografis Kepulauan Riau yang didominasi perairan seharusnya tidak menjadi pembatas bagi aliran bantuan sosial. Baginya, setiap warga negara, terlepas dari seberapa jauh mereka tinggal dari pusat kota, berhak merasakan kebahagiaan di hari besar keagamaan. LDII pun terus berupaya membuka pintu kerja sama dengan berbagai institusi kredibel agar program-program kemasyarakatan dapat menyentuh akar rumput secara lebih luas.

Kemitraan yang terjalin ini tidak sekadar bersifat momentum musiman. Ini merupakan pengejawantahan dari delapan kluster pengabdian LDII untuk bangsa, yang mencakup aspek sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi umat. Sinergi dengan LAZ Batam dipandang sebagai katalisator yang mempercepat akselerasi bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Apresiasi dan Peningkatan Partisipasi Kurban

Senada dengan hal tersebut, Ketua LAZ Batam, H. Syarifuddin, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang digagas oleh LDII. Ia menilai bahwa kepercayaan ini merupakan amanah besar untuk memastikan keadilan sosial bagi para mustahik di wilayah pesisir.

“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan LDII Kota Batam. Melalui program ini, lebih banyak saudara-saudara kita yang tinggal di daerah terpencil dan pulau-pulau terluar dapat menikmati kebahagiaan serta keberkahan Idul Adha,” ungkap H. Syarifuddin.

Antusiasme warga LDII Kota Batam dalam menjalankan ibadah kurban tahun ini terpantau mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 123 ekor sapi dan 161 ekor kambing telah disembelih. Hewan-hewan tersebut merupakan hasil swadaya warga LDII yang tersebar di berbagai Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di seluruh penjuru Kota Batam.

Implementasi distribusi lintas pulau ini membuktikan bahwa ritual ibadah kurban memiliki dimensi horizontal yang kuat. Melalui setiap potong daging yang dikirimkan ke pulau-pulau terpencil, terselip pesan solidaritas dan ukhuwah Islamiyah yang kokoh. LDII dan LAZ Batam berharap langkah ini dapat menginspirasi organisasi lain untuk tidak abai terhadap masyarakat di wilayah perbatasan yang menjadi benteng terdepan kedaulatan bangsa.

Glossary Istilah

  • 3T: Wilayah yang dikategorikan sebagai daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar di Indonesia.
  • LAZ (Lembaga Amil Zakat): Institusi yang dibentuk masyarakat yang memiliki tugas membantu pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah.
  • Ukhuwah: Konsep persaudaraan atau keterikatan yang kuat antar sesama manusia atau sesama muslim.
  • Mustahik: Golongan orang yang berhak menerima zakat atau bantuan sosial keagamaan.
  • DPD LDII: Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia tingkat kabupaten/kota.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.