Hat-trick Fantastis Lionel Messi Bawa Argentina Tekuk Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026

Hat-trick Fantastis Lionel Messi Bawa Argentina Tekuk Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
  • KANSAS CITY — Sang juara bertahan, Argentina, memulai kampanye pertahanan gelar mereka dengan pernyataan yang sangat tegas di Piala Dunia 2026. Menghadapi tantangan Aljazair di Stadion Kansas City pada Rabu pagi WIB, kapten legendaris Lionel Messi menyuguhkan pertunjukan kelas dunia dengan mencetak hat-trick yang membawa La Albiceleste menang telak 3-0. Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiga poin di Grup J, tetapi juga mencatatkan sejarah baru saat Messi resmi menyamai rekor gol Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah turnamen ini.

    Dominasi Sang Juara dan Drama VAR

    Argentina memulai pertandingan dengan intensitas tinggi, menguasai tempo melalui lini tengah yang dihuni oleh Alexis Mac Allister dan Enzo Fernandez. Namun, publik Kansas City sempat terbungkam ketika Aljazair, di bawah asuhan Vladimir Petkovic, sempat mencetak gol kejutan melalui skema serangan balik cepat. Fares Chaibi berhasil menyarangkan bola ke gawang Emiliano Martinez setelah menerima umpan matang dari Maza.

    Kegembiraan pendukung Aljazair hanya bertahan sejenak. Video Assistant Referee (VAR) segera melakukan intervensi dan membatalkan gol tersebut karena Chaibi dianggap berada dalam posisi offside yang sangat tipis saat build-up serangan terjadi. Kejadian ini seolah menjadi titik balik yang membakar semangat Argentina.

    Pada menit ke-17, kebuntuan akhirnya pecah. Lionel Messi melepaskan tembakan keras yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Aljazair, Luca Zidane—putra dari legenda Zinedine Zidane. Bola meluncur deras masuk ke gawang, menandai dimulainya parade gol sang megabintang.

    Messi: Menantang Waktu dan Usia

    Meski usianya telah menginjak angka 39 tahun, Messi menunjukkan bahwa kelasnya belum sedikit pun memudar. Gaya bermainnya yang kini lebih efisien namun tetap mematikan menuai banyak pujian. Jurnalis Daniel Gurfinkel sempat mempertanyakan keajaiban fisik sang pemain melalui sebuah kutipan menarik.

    "Apakah Messi tidak memahami konsep penuaan? Mencetak hat-trick di Piala Dunia sudah sangat mengesankan, tetapi melakukannya saat Anda berusia hampir 39 tahun adalah sesuatu yang gila," ujar Daniel Gurfinkel.

    Memasuki babak kedua, Argentina terus menekan. Keunggulan tipis 1-0 terasa belum cukup aman bagi Lionel Scaloni. Pada menit ke-60, Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari tembakan mendatar Mac Allister yang gagal ditangkap dengan bersih oleh Luca Zidane, Messi yang berada di posisi tepat bak pemangsa di dalam kotak penalti (poacher) langsung menyambar bola liar tersebut untuk mengubah skor menjadi 2-0.

    Rekor Bersejarah dan Kemenangan Rutin

    Puncak masterclass Messi terjadi pada menit ke-76. Melalui kerja sama satu-dua yang mengingatkan publik pada masa keemasannya di Barcelona, Messi menusuk ke tepi kotak penalti dan melepaskan tendangan kaki kiri yang akurat ke sudut bawah gawang. Hat-trick lengkap, dan rekor dunia Miroslav Klose pun kini memiliki teman baru di puncak daftar top skor sepanjang masa.

    Mengenai status Messi di fase akhir kariernya ini, Pablo Iglesias Maurer memberikan perspektif mendalam mengenai motivasi sang kapten.

    "Messi, secara sederhana, sedang berada dalam waktu tambahan saat ini, dan memenangkan kejuaraan lain hanya akan memperkuat legendanya. Tanpa beban sedikit pun, pemain Argentina ini memainkan Piala Dunia terakhirnya bebas dari ekspektasi," ujar Pablo Iglesias Maurer.

    Pertandingan berakhir dengan Aljazair yang kesulitan keluar dari tekanan, bahkan setelah Riyad Mahrez dimasukkan dari bangku cadangan. Argentina mengelola sisa waktu dengan disiplin taktik yang luar biasa, memastikan gawang mereka tetap perawan hingga peluit panjang berbunyi.

    Kemenangan ini juga menghangatkan persaingan Golden Boot setelah Kylian Mbappe dan Erling Haaland juga mencetak brace di pertandingan lain pada hari yang sama. Pengamat sepak bola Jonathan Wilson merenungkan masa depan Messi setelah turnamen ini berakhir.

    "Apa yang menanti Messi selanjutnya? Dia adalah sosok yang sangat enigmatik sehingga sulit untuk mengetahui apakah dia memiliki bakat untuk melatih atau menjadi komentator. Jika hidup hanya akan menjadi rangkaian penampilan brand dan bermain PlayStation tanpa henti, keengganannya untuk mengakhiri fase bermainnya sangat bisa dimengerti," kata Jonathan Wilson.

    Glossary Piala Dunia 2026

    • Hat-trick: Pencapaian seorang pemain yang mencetak tiga gol dalam satu pertandingan tunggal.
    • Golden Boot: Penghargaan Sepatu Emas yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak sepanjang turnamen Piala Dunia.
    • VAR (Video Assistant Referee): Teknologi rekaman video yang membantu wasit dalam mengambil keputusan krusial seperti gol, penalti, dan kartu merah.
    • La Albiceleste: Julukan bagi tim nasional Argentina yang merujuk pada warna seragam mereka (Putih dan Biru Langit).
    • Poacher: Tipe penyerang oportunis yang pandai memanfaatkan bola liar di depan gawang lawan.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.