Hari Bidan Nasional
24 Juni 2026
Mengenang sejarah lahirnya Ikatan Bidan Indonesia, mengapresiasi peran vital bidan sebagai garda terdepan kesehatan ibu dan anak, serta mendukung kampanye global satu juta lebih bidan untuk dunia yang lebih baik.
Hitung Mundur Menuju 24 Juni 2026
Rabu, 24 Juni 2026 — Hari Bidan Nasional
Hari Bidan Nasional diperingati setiap tanggal 24 Juni di Indonesia. Peringatan ini sekaligus melengkapi Hari Bidan Internasional atau Sedunia yang telah dirayakan secara global pada 5 Mei dengan mengusung tema "One Million More Midwives" (Satu Juta Lebih Bidan) untuk menyoroti kebutuhan global akan tenaga bidan.
Sejarah Pendirian Hari Bidan Nasional
Hari Bidan Nasional ditetapkan berdasarkan hari lahirnya Ikatan Bidan Indonesia (IBI) pada tanggal 24 Juni 1951. IBI merupakan satu-satunya wadah profesi bidan di Indonesia yang bertujuan meningkatkan profesionalisme anggotanya agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas.
Sejak berdiri lebih dari tujuh dekade lalu, IBI terus berperan sebagai wadah pengembangan kompetensi, advokasi kebijakan, dan penguatan jaringan bidan di seluruh Indonesia—dari Sabang hingga Merauke, dari pedesaan terpencil hingga pusat kota metropolitan.
💜 Tanggal 24 Juni 1951 menjadi tonggak sejarah karena pada hari itulah para bidan di Indonesia menyatukan langkah dalam satu organisasi profesi yang hingga kini menjadi pilar utama kesehatan maternitas nasional.
"Bidan bukan sekadar tenaga kesehatan—mereka adalah sahabat, pelindung, dan pahlawan bagi setiap ibu dan bayi yang dilahirkannya."— Semangat Hari Bidan Nasional 2026
Peran Vital Bidan di Indonesia
Bidan memegang peranan sangat penting sebagai garda terdepan dalam menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), serta menjadi pendamping utama bagi perempuan di masa kehamilan, persalinan, dan reproduksi.
Di Indonesia, bidan menjadi ujung tombak layanan kesehatan primer, terutama di daerah terpencil yang belum terjangkau dokter spesialis. Mereka hadir di puskesmas, rumah bersalin, polindes, bahkan mendatangi langsung ke rumah warga.
Penurunan AKI & AKB
Bidan berperan langsung dalam deteksi dini risiko kehamilan, penanganan komplikasi, dan rujukan tepat waktu untuk menekan angka kematian.
Layanan Komprehensif
Dari pemeriksaan kehamilan, imunisasi, KB, hingga penanganan gawat darurat obstetri—bidan menyediakan layanan menyeluruh.
Pendamping Emosional
Selain aspek klinis, bidan menjadi teman curhat dan pendukung mental bagi ibu hamil, melahirkan, dan pasca-persalinan.
Kampanye Internasional: "One Million More Midwives"
Tema global yang digaungkan pada peringatan tahun ini menyerukan pentingnya penambahan jumlah bidan secara masif. Hal ini tidak hanya sekadar pemenuhan tenaga kesehatan, tetapi juga pemenuhan hak asasi manusia dan martabat perempuan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang aman.
Menurut laporan WHO, UNFPA, dan ICM, dunia masih membutuhkan sekitar 900.000 tenaga bidan tambahan untuk mencapai cakupan layanan kesehatan maternitas yang universal. Kampanye ini mengajak seluruh negara untuk menginvestasikan sumber daya pada pendidikan, perekrutan, dan pemberdayaan bidan.
🌍 Penambahan satu juta bidan bukan hanya soal angka—ini adalah investasi terhadap kehidupan, kesejahteraan perempuan, dan masa depan generasi berikutnya.
1 Juta Lebih Bidan
Target global penambahan tenaga bidan untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan maternitas universal.
Hak Asasi Perempuan
Setiap perempuan berhak mendapatkan pertolongan persalinan aman dan bermartabat oleh tenaga profesional.
Apresiasi untuk Para Bidan Indonesia
Jadikan momen 24 Juni 2026 sebagai waktu untuk mengucapkan terima kasih kepada bidan di sekitar Anda. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang setiap hari menyelamatkan nyawa.
Bagikan Artikel Ini