MALANG - Ketua DPP LDII, Dwi Pramono, memberikan penegasan fundamental mengenai standar eksistensi sebuah organisasi dalam pengabdian kepada bangsa. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak semata-mata diukur dari tumpukan dokumentasi atau banyaknya kegiatan yang diselenggarakan, melainkan dari sejauh mana program yang dijalankan mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat luas.
Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan puluhan pengurus Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kabupaten Malang. Pertemuan strategis dalam tajuk konsolidasi organisasi ini berlangsung di Aula Pondok Pesantren Baitul A’laa, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Rabu (3/6/2026).
Fondasi Tata Kelola Organisasi yang Sehat
Dalam arahannya, Dwi Pramono memaparkan bahwa untuk menghasilkan manfaat yang berkelanjutan, sebuah organisasi harus berdiri di atas fondasi tata kelola yang profesional. Ia menyoroti pentingnya setiap lapisan pengurus memahami fungsi organisasi bukan sekadar sebagai struktur formal, namun sebagai instrumen penggerak pembinaan masyarakat.
“Organisasi harus memiliki tata kelola yang baik untuk mewujudkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Pengurus perlu memahami fungsi organisasi sebagai wadah pembinaan, koordinasi, dan pelaksanaan program yang terencana serta berkelanjutan,” ujar Dwi Pramono.
Lebih lanjut, ia menguraikan tiga pilar utama yang wajib dimiliki oleh internal pengurus agar program kerja tidak berjalan di tempat. Pertama adalah sistem kerja yang transparan dan jelas, kedua adalah pembagian tugas yang terukur antarpersonel, serta ketiga adalah jalinan komunikasi yang harmonis di seluruh tingkatan kepengurusan.
“Tata kelola yang baik menjadi fondasi penting bagi keberhasilan program dakwah, pendidikan keagamaan, dan pembinaan masyarakat. Dengan koordinasi yang kuat, organisasi lebih mampu menjalankan program secara efektif sekaligus menjawab kebutuhan yang berkembang di tengah masyarakat,” jelas Dwi Pramono.
Sinergi Akar Rumput: PC dan PAC
Ketua DPD LDII Kabupaten Malang, Subejan Subianto, menyambut hangat arahan tersebut sebagai energi baru bagi para pengurus di wilayahnya. Menurut Subejan, konsolidasi ini merupakan langkah vital untuk menyamakan frekuensi dan visi antara pengurus di tingkat kabupaten hingga ke akar rumput di tingkat kecamatan dan desa.
Langkah ini diambil guna memastikan setiap kebijakan yang diputuskan di tingkat pusat dapat terimplementasi dengan baik dan tepat sasaran. Subejan menilai kehadiran tokoh pusat seperti Dwi Pramono memberikan perspektif yang lebih luas mengenai pelayanan organisasi yang lebih terstruktur.
“Kami bersyukur mendapatkan pembekalan dari Pak Dwi Pramono. Materi yang disampaikan memberikan penguatan kepada pengurus mengenai pentingnya tata kelola organisasi, koordinasi program, dan pembinaan yang berkelanjutan. Ini menjadi bekal bagi kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan organisasi di tengah masyarakat,” ungkap Subejan Subianto.
Membangun Generasi Masa Depan
Rangkaian agenda konsolidasi ini tidak berhenti pada urusan administratif semata. Sentuhan humanis dan edukatif juga diberikan kepada generasi muda. Usai pelaksanaan salat Subuh berjamaah, Dwi Pramono menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para santri di Pondok Pesantren Pelajar Mahasiswa (P3M) Kepanjen.
Dalam suasana yang penuh keakraban tersebut, ia memberikan suntikan motivasi serta nasihat spiritual. Ia mendorong para santri untuk tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual, tetapi juga menyeimbangkannya dengan akhlak yang mulia. Persiapan diri sejak dini dipandang perlu agar mereka kelak mampu menjadi individu yang kontributif bagi kemajuan umat dan kedaulatan bangsa Indonesia.
Glossary Istilah Organisasi & LDII
- DPP (Dewan Pimpinan Pusat): Tingkat kepengurusan organisasi di level nasional/pusat.
- DPD (Dewan Pimpinan Daerah): Tingkat kepengurusan organisasi di level Kabupaten/Kota.
- PC (Pimpinan Cabang): Struktur kepengurusan organisasi di tingkat Kecamatan.
- PAC (Pimpinan Anak Cabang): Struktur kepengurusan organisasi di tingkat Kelurahan atau Desa.
- Konsolidasi: Tindakan memperkuat atau mempersatukan hubungan antarbagian dalam organisasi agar lebih solid.
- P3M: Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa, institusi pendidikan berbasis asrama yang fokus pada pembinaan pelajar dari jenjang formal.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.