Merespons pesatnya perkembangan zaman, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Ogan Ilir sukses menyelenggarakan pengajian rutin bagi kalangan ibu-ibu secara daring (online). Kegiatan yang berpusat di Jakabaring, Ogan Ilir, Sumatera Selatan ini memanfaatkan fleksibilitas platform konferensi video Zoom dan Google Meet pada Minggu (7/6/2026) guna mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman agama di tengah keterbatasan ruang fisik.
Dakwah Menembus Batas Jarak
Inovasi metode dakwah ini tidak hanya sekadar mengikuti tren, melainkan solusi nyata untuk menjangkau jemaah yang tersebar luas. Tercatat, pengajian diikuti secara antusias oleh para jemaah yang berkumpul di 10 titik studio mini yang tersebar strategis di seluruh wilayah Kabupaten Ogan Ilir. Meskipun terpisah jarak secara geografis, atmosfer kekhusyukan dan kekeluargaan tetap menyelimuti prosesi acara sejak awal hingga akhir.
Rangkaian pengajian dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran yang syahdu, dilanjutkan dengan pendalaman Al-Hadits. Sesi ini dipandu langsung oleh Ustazah Sumarni, yang memberikan ulasan mendalam mengenai implementasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Peran Sentral Ibu dalam Keluarga
Dalam materi yang disampaikan, Ustazah Sumarni memberikan penekanan khusus pada urgensi peran seorang ibu sebagai pilar utama dalam membangun fondasi keluarga. Ibu tidak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga menjadi teladan utama bagi anak-anak dalam pembentukan karakter dan akhlak.
"Kami berharap para ibu dapat terus meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat akhlak, serta menjalankan perannya dalam membangun keluarga yang harmonis dan religius,” ujar Ustazah Sumarni saat memberikan wejangan kepada para peserta.
Kemajuan teknologi digital juga menjadi sorotan dalam kajian ini. Ustazah Sumarni mengimbau agar para ibu tidak alergi terhadap teknologi, melainkan harus bersikap adaptif dan bijak dalam memanfaatkannya demi tujuan yang maslahat.
"Dengan adanya pengajian online, ibu-ibu tetap bisa menambah ilmu, mempererat ukhuwah, dan saling menguatkan meski tidak bertatap muka langsung. Ini adalah nikmat teknologi yang bisa kita manfaatkan untuk kebaikan,” imbuhnya.
Respon Positif dan Keberlanjutan Program
Keberhasilan pelaksanaan pengajian daring ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Metode ini dinilai sangat efektif dalam mengatasi kendala logistik dan waktu yang seringkali menjadi hambatan bagi para ibu untuk mengikuti kegiatan secara tatap muka langsung.
Secara terpisah, Ketua DPD LDII Ogan Ilir, Edi Irwandi, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut. Ia menggarisbawahi bahwa antusiasme jemaah wanita menjadi suntikan semangat bagi organisasi untuk terus berinovasi dalam program-program pembinaan umat ke depannya.
“Alhamdulillah, respon ibu-ibu sangat baik. Dengan pengajian online, kita bisa merangkul lebih banyak peserta sekaligus menjaga komunikasi. Semoga kajian ini bisa terus berlanjut dan menjadi sarana untuk menambah ilmu serta memperkuat silaturahmi,” jelas Edi Irwandi mengakhiri keterangannya.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.