JEMBER – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember tengah mematangkan rencana strategis untuk memperkuat literasi digital melalui penyelenggaraan Diklat Jurnalistik pada 20-21 Juni 2026 mendatang. Agenda besar ini menyasar generasi muda LDII dan kalangan santri agar mampu bertransformasi menjadi agen informasi yang kreatif dalam mempromosikan berbagai kekayaan dan potensi lokal yang dimiliki Kabupaten Jember.
Langkah progresif ini ditegaskan langsung oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik Afandi, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember pada Selasa (9/6/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi organisasi dengan program pemerintah daerah dalam hal penyebaran informasi positif.
Mendorong Narasi Positif dan Potensi Ekonomi Lokal
Pelatihan ini tidak sekadar mengajarkan teknis penulisan, namun memiliki misi yang lebih luas. LDII ingin memastikan bahwa setiap peserta memiliki kemandirian dalam memetakan dan menyuarakan keunggulan daerahnya masing-masing kepada publik global melalui platform digital.
“Peserta pelatihan berasal dari utusan Pengurus Cabang (PC) LDII se-Kabupaten Jember dan santri pondok pesantren. Selain untuk mendukung publikasi organisasi, pelatihan diharapkan mampu mendorong generasi muda mengangkat berbagai potensi lokal, mulai dari sektor wisata, kuliner, hingga ekonomi kreatif,” jelas Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik Afandi.
Derasnya arus informasi saat ini menuntut kecakapan dalam memilah dan menyusun konten. Afandi berharap, hasil dari pelatihan ini akan melahirkan konten-konten jurnalistik yang tidak hanya informatif tetapi juga edukatif. Dengan penguasaan teknik yang benar, literasi digital di lingkungan santri dan pemuda LDII diharapkan meningkat secara signifikan.
“LDII juga mengharapkan dukungan dari Diskominfo Jember dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk keterlibatan sebagai narasumber,” tutur Akhmad Malik Afandi penuh harap.
Sinergi Lintas Sektoral dan Keterlibatan Profesional
Untuk menjaga kualitas materi, LDII Jember telah merancang kurikulum pelatihan yang komprehensif. Tidak hanya menggandeng otoritas pemerintah melalui Diskominfo, kegiatan ini juga akan melibatkan para praktisi dari LDII News Network (LINES) Jawa Timur serta jurnalis profesional yang aktif di wilayah Jember.
“LDII Jember berharap melalui pelatihan tersebut, lahir generasi muda yang memiliki kemampuan jurnalistik, bijak menggunakan media digital, serta mampu berperan dalam mempromosikan potensi daerah sebagai bagian dari pembangunan Kabupaten Jember,” tambah Afandi.
Gayung bersambut, rencana ini mendapatkan apresiasi tinggi dari jajaran Pemerintah Kabupaten Jember. Kepala Bidang Media Diskominfo Kabupaten Jember, Sandi Cahyono, menilai inisiatif LDII merupakan langkah nyata dalam membantu pemerintah melakukan edukasi digital kepada masyarakat akar rumput.
“Penguatan literasi digital dan jurnalistik menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan media digital yang semakin pesat. Kami menyambut baik upaya organisasi masyarakat yang berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas generasi muda di bidang tersebut,” ungkap Sandi Cahyono.
Membuka Ruang Kolaborasi Jurnalisme Warga
Sandi juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah saat ini sedang giat membangun ekosistem informasi yang inklusif. Melalui program kerja sama dengan jurnalis pelajar, Diskominfo Jember telah menyediakan ruang khusus publikasi pada situs resmi pemerintah sebagai wadah karya-karya orisinal masyarakat.
“Ke depan, peluang pengembangan ruang publikasi untuk jurnalisme warga juga terbuka sebagai wadah partisipasi masyarakat. Program yang dirancang LDII ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperluas literasi digital dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam penyebaran informasi yang positif,” kata Sandi Cahyono.
Sinergi antara LDII dan Diskominfo Jember ini diproyeksikan akan menjadi jembatan bagi lahirnya ekosistem informasi yang sehat, di mana pemuda tidak lagi hanya menjadi konsumen berita, tetapi juga produsen konten yang bertanggung jawab dan berdaya saing.
Glossary: Mengenal Istilah Jurnalistik
- Literasi Digital: Kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, dan mengomunikasikan informasi melalui berbagai platform digital secara efektif.
- Ekonomi Kreatif: Sektor ekonomi yang mengandalkan ide, kreativitas, dan talenta manusia sebagai aset utama untuk menciptakan nilai tambah.
- LINES: LDII News Network, sayap media resmi LDII yang fokus pada pemberitaan kegiatan organisasi dan informasi positif nasional.
- Jurnalisme Warga (Citizen Journalism): Aktivitas partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisis, dan penyebaran berita dan informasi.
- PC LDII: Pengurus Cabang, merupakan tingkatan kepengurusan organisasi LDII di level kecamatan.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.