Asah Kemandirian Remaja Putri, LDII Bali Gelar 'The Battle of The Bolu' Bersama Chef Profesional

Asah Kemandirian Remaja Putri, LDII Bali Gelar 'The Battle of The Bolu' Bersama Chef Profesional

DENPASAR – Dalam upaya memperkuat karakter kemandirian dan kreativitas sejak dini, DPW LDII Bali melalui Biro Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pembina Generus (PPG) menghelat kegiatan bertajuk “The Battle of The Bolu”. Acara cooking class yang berlangsung pada Selasa lalu ini menyulap halaman Gedung Serbaguna DPW LDII Bali menjadi dapur terbuka yang dinamis, melibatkan puluhan remaja putri dari berbagai wilayah di Bali untuk mengasah keterampilan kuliner mereka secara profesional.

Membangun Generasi Produktif, Bukan Konsumtif

Inisiatif ini bukan sekadar ajang memasak biasa. Panitia sengaja menghadirkan Chef Earlyn, yang menjabat sebagai Head Chef sekaligus Key Account Manager di PT. Delisari Nusantara, untuk memberikan sentuhan edukasi teknis yang mendalam. Para peserta diajak memahami bahwa penguasaan keterampilan dasar seperti baking memiliki nilai strategis bagi masa depan seorang perempuan.

Nurul Asmi Hudayah, selaku perwakilan dari Biro PPKK DPW LDII Bali, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang untuk membekali para remaja putri dengan keahlian yang relevan secara domestik maupun ekonomi.

“Tujuannya adalah sebagai pembekalan anak-anak untuk masa yang akan datang, baik untuk dirinya sendiri maupun keluarganya. Harapannya mereka bisa lebih mandiri dan kreatif. Memasak merupakan keterampilan dasar yang penting dimiliki perempuan, sehingga dapat membentuk generasi yang tidak hanya konsumtif, tetapi juga produktif,” ujar Nurul Asmi Hudayah.

Kolaborasi Lintas Sektor dan Partisipasi Luas

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari sinergi yang solid antara struktur organisasi LDII dan mitra swasta. Wakil Ketua DPW LDII Bali, Agus Purmadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, kegiatan ini sangat sinkron dengan visi besar organisasi dalam membina generasi penerus yang berkarakter.

“Acara ini terselenggara berkat kerja sama bidang Keputrian PPG Bali dan dukungan Biro Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga DPW LDII Bali. Diikuti oleh peserta dari 17 PAC se-Kota Denpasar dan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membina generasi penerus, khususnya keputrian, agar memiliki jiwa mandiri,” kata Agus Purmadi.

Selama sesi berlangsung, Chef Earlyn memberikan materi mengenai teknik pembuatan brownies kukus. Pemilihan menu ini bukan tanpa alasan; bahan-bahannya yang mudah ditemukan di pasar lokal menjadikannya resep yang sangat aplikatif untuk dipraktikkan secara mandiri di rumah masing-masing.

Kompetisi yang Menguji Kekompakan

Suasana kompetisi mulai terasa saat para peserta ditantang dalam ajang “The Battle of The Bolu”. Di sini, aspek kreativitas, kekompakan tim, dan ketepatan dalam mengolah resep menjadi tolok ukur utama penilaian. Salah satu peserta dari PAC LDII Muding Barat, Lena Sabitha, mengungkapkan rasa antusiasmenya mengikuti jalannya acara dari awal hingga akhir.

“Selain belajar mandiri, kegiatan ini juga menantang karena hasil masakan kami dinilai oleh dewan juri,” ungkap Lena Sabitha penuh semangat.

Menjelang penutupan, Ni Made Winiati, Ketua Biro Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga DPW LDII Bali, memberikan pesan penguatan. Beliau menekankan bahwa kemandirian adalah fondasi utama bagi setiap individu dalam menghadapi dinamika kehidupan di masa depan.

“Termasuk keterampilan memasak sebagai bagian dari kemandirian sangat diperlukan oleh setiap orang,” pesan Ni Made Winiati saat menutup rangkaian kegiatan.

Acara ini juga sukses terselenggara berkat dukungan dari berbagai pihak seperti PT. Delisari Nusantara, Emina Cheese, dan PT. Indobake. Melalui program Cooking Class ini, Keputrian PPG Bali menaruh harapan besar agar para remaja putri tidak sekadar pulang membawa ilmu memasak, tetapi juga membawa mentalitas produktif dan karakter kreatif yang akan menjadi modal berharga bagi mereka kelak.

Glossary: Mengenal Istilah dalam Organisasi

  • DPW: Dewan Pimpinan Wilayah (Tingkat Provinsi).
  • PPG: Penggerak Pembina Generus, tim khusus yang fokus pada pembinaan karakter generasi muda.
  • PAC: Pimpinan Anak Cabang (Tingkat Kelurahan/Desa).
  • PPKK: Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga.
  • Baking: Teknik memasak makanan dengan panas kering, biasanya menggunakan oven atau kukusan untuk adonan tepung.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.