Wujud Kepedulian Sosial, PAC LDII Sidondo IV Tebar Ratusan Paket Daging Kurban di Sigi

Wujud Kepedulian Sosial, PAC LDII Sidondo IV Tebar Ratusan Paket Daging Kurban di Sigi
  • Momen Idul Adha Menjadi Jembatan Kerukunan di Desa Sidondo IV

    Merayakan hari besar Islam dengan semangat berbagi, Pengurus Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Desa Sidondo IV, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, kembali menunjukkan komitmen sosialnya. Pada momentum Hari Raya Idul Adha tahun ini, organisasi tersebut menyembelih sebanyak tujuh ekor sapi kurban yang kemudian didistribusikan secara merata kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan sebuah ikhtiar nyata dalam memperkokoh kerukunan antarwarga dan pemerintah desa.

    Prosesi penyembelihan berlangsung khidmat dan tertib di lingkungan Desa Sidondo IV. Untuk menjaga akuntabilitas serta sinergitas kewilayahan, penyerahan paket daging kurban dilakukan secara simbolis oleh Kepala Desa Sidondo IV, Mufti Lakawa. Kehadiran tokoh penting desa lainnya, seperti Babinsa Koptu Mustafa dan Bhabinkamtibmas Aipda Bhaharudin, menambah kesan sakral sekaligus menjamin keamanan selama kegiatan berlangsung. Setelah seremoni singkat tersebut, panitia langsung bergerak cepat melakukan distribusi dari pintu ke pintu.

    Apresiasi dari Pemerintah Desa Atas Konsistensi LDII

    Langkah nyata warga LDII dalam membagikan daging kurban mendapat respons positif dari pihak pemerintah desa. Mufti Lakawa, selaku Kepala Desa, tidak menyembunyikan rasa bangganya terhadap inisiatif yang terus dipertahankan oleh warga LDII di wilayahnya. Ia menilai bahwa kegiatan semacam ini memiliki dampak psikologis yang luar biasa dalam menciptakan suasana desa yang harmonis dan penuh rasa kekeluargaan.

    "Kami sangat berterima kasih kepada PAC LDII Sidondo IV yang setiap tahunnya konsisten berbagi. Kehadiran 7 ekor sapi kurban ini adalah bukti nyata kepedulian sesama umat. Semoga kerja sama yang baik antara LDII dan pemerintah desa ini terus terjaga," ujar Mufti Lakawa di sela-sela kegiatan.

    Senada dengan hal tersebut, kehadiran aparatur keamanan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan di Desa Sidondo IV selalu berjalan beriringan dengan nilai-nilai kebangsaan dan ketertiban umum.

    Kualitas Hewan Kurban dan Metode Distribusi Door-to-Door

    Ketua PAC LDII Sidondo IV, Achid, menekankan bahwa aspek kesehatan hewan merupakan prioritas utama sebelum proses penyembelihan dilakukan. Mengingat pentingnya keamanan pangan bagi masyarakat, seluruh sapi kurban telah melewati rangkaian pemeriksaan kesehatan yang ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa daging yang sampai ke tangan warga adalah daging yang berkualitas tinggi, sehat, dan layak dikonsumsi.

    Metode pembagian yang dipilih panitia pun terbilang efektif dalam menghindari kerumunan massa. Dengan skema door-to-door, warga tidak perlu mengantre di lokasi penyembelihan. Panitia yang mengantarkan langsung ke rumah-rumah warga memastikan bahwa paket kurban menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan tanpa memandang latar belakang sosial atau agama tertentu.

    "Alhamdulillah, tahun ini semangat berkurban warga LDII Sidondo IV tetap tinggi dengan terkumpulnya 7 ekor sapi. Fokus utama kami adalah memastikan daging kurban ini sampai ke tangan masyarakat sekitar yang berhak, tanpa memandang latar belakang," ungkap Achid dengan penuh syukur.

    Melalui semangat Idul Adha ini, LDII Sidondo IV berharap dapat terus menjadi bagian dari solusi sosial di masyarakat. Konsistensi dalam menjalankan program-program keagamaan yang berdampak sosial diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk terus menebar kebaikan di Kabupaten Sigi.

    Glossary Berita:

    • PAC LDII: Pengurus Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia, struktur organisasi di tingkat desa atau kelurahan.
    • Door-to-door: Metode distribusi langsung dari satu rumah ke rumah lainnya untuk memudahkan penerima.
    • Babinsa: Bintara Pembina Desa, unsur TNI yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah desa.
    • Bhabinkamtibmas: Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, petugas Polri yang bertugas di tingkat desa.
    • Sinergitas: Kerja sama antara berbagai unsur atau pihak untuk mencapai tujuan bersama yang lebih besar.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.