BANJARMASIN – Semangat solidaritas dan kedermawanan warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Provinsi Kalimantan Selatan pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi mencatatkan torehan yang sangat impresif. Merujuk pada data rekapitulasi terkini, total nilai ekonomi dari hewan kurban yang dihimpun secara swadaya oleh warga LDII se-Kalimantan Selatan diprediksi menembus angka Rp11 miliar. Lonjakan nilai kurban ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan serta komitmen warga dalam menjalankan syiar agama sekaligus memperkuat ketahanan sosial di wilayah berjuluk Bumi Lambung Mangkurat tersebut.
Peningkatan Signifikan Jumlah Hewan Kurban
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Kalimantan Selatan, H. Dedi Supriatna, S.Pd., M.T., tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas tren positif yang terus terjaga ini. Baginya, peningkatan partisipasi warga dalam berkurban bukan sekadar soal angka materiil, melainkan bukti otentik dari konsistensi ketakwaan dan empati sosial yang sudah mengakar kuat di lingkungan organisasi.
"Alhamdulillah, semangat berkurban warga LDII di Kalimantan Selatan senantiasa tinggi dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Ini adalah bentuk manifestasi keimanan sekaligus kepedulian nyata terhadap sesama," ujar H. Dedi Supriatna pada Rabu (27/05).
Jika membedah data lebih dalam, hingga H-1 pelaksanaan penyembelihan, panitia di tingkat provinsi telah berhasil menghimpun sebanyak 484 ekor sapi, 2 ekor kerbau, dan 115 ekor kambing. Pencapaian ini melampaui statistik tahun 2025 lalu yang mencatatkan 455 ekor sapi, 2 ekor kerbau, serta 85 ekor kambing. Perbandingan ini menunjukkan adanya pertumbuhan yang stabil, baik dari sisi kuantitas hewan maupun kualitas hewan yang dikurbankan.
Manajemen Distribusi yang Masif dan Higienis
Guna memastikan manfaat dari ibadah kurban ini tersebar secara merata dan memenuhi standar kebersihan, DPW LDII Kalsel telah memetakan 82 titik lokasi penyembelihan yang tersebar strategis di berbagai kabupaten dan kota. Dari puluhan titik tersebut, panitia telah mempersiapkan sebanyak 103.350 kupon daging kurban yang akan disalurkan kepada penerima manfaat.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa proses distribusi tidak terpusat di satu wilayah saja, melainkan menjangkau lapisan masyarakat yang paling membutuhkan hingga ke pelosok daerah. Pengelolaan yang tertib dan higienis menjadi prioritas utama panitia agar kualitas daging yang diterima masyarakat tetap terjaga dengan baik.
Filosofi Ikhlas Berkurban dan Ikhlas Berbagi
Idul Adha tahun ini mengusung tema besar "Ikhlas Berkurban, Ikhlas Berbagi". Menurut H. Dedi Supriatna, tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan komitmen moral organisasi agar manfaat kurban dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.
"Kami berharap pelaksanaan ibadah kurban oleh warga LDII di Kalimantan Selatan dapat dirasakan dan disambut riang gembira oleh masyarakat di lingkungannya masing-masing tanpa membeda-bedakan latar belakang, terutama dari kalangan yang memerlukan," jelas H. Dedi.
Lebih jauh lagi, momentum hari besar ini dipandang sebagai instrumen krusial untuk merajut kembali tali persaudaraan di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian. Dengan berbagi kepada sesama, diharapkan muncul kekompakan dan harmoni sosial yang lebih kokoh antara umat beragama, sesama warga bangsa, maupun sesama manusia secara universal.
"Semoga ini menjadi momentum untuk semakin mempererat tali persaudaraan dan membangun kekompakan, baik sesama muslim, sesama warga bangsa, maupun sesama manusia di tengah gelombang ketidakpastian," tutupnya dengan nada optimis.
Glossary Berita:
- Ekspektasi Ekonomi: Nilai perkiraan materiil berdasarkan harga pasar hewan kurban saat ini.
- Inklusif: Bersifat terbuka dan melibatkan semua pihak tanpa membedakan status atau latar belakang.
- Manifestasi: Perwujudan atau bentuk nyata dari sebuah keyakinan atau teori.
- Swadaya: Upaya atau kekuatan sendiri yang dilakukan secara mandiri oleh warga.
- Bumi Lambung Mangkurat: Julukan untuk Provinsi Kalimantan Selatan yang merujuk pada tokoh sejarah setempat.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.