Strategi LDII Luwu Timur Perkuat Sinergi Organisasi: Fokus Capacity Building dan Kolaborasi Stakeholder

Strategi LDII Luwu Timur Perkuat Sinergi Organisasi: Fokus Capacity Building dan Kolaborasi Stakeholder

Dalam upaya memperkokoh struktur internal dan menyelaraskan gerak organisasi menyongsong tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Luwu Timur menggelar pertemuan konsolidasi lintas pengurus. Kegiatan yang mempertemukan pimpinan cabang dari berbagai kecamatan ini berlangsung khidmat di Masjid Baitul A’la, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan, pada Minggu pagi (10/5/2026).

Mempererat Silaturahmi Lewat Evaluasi Program Kerja

Pertemuan rutin bulanan ini bukan sekadar agenda seremonial biasa. Menghadirkan para ketua Pimpinan Cabang (PC) se-Kabupaten Luwu Timur beserta jajaran pengurus harian DPD, konsolidasi kali ini membawa misi khusus melalui tema “Sinergi Pengurus LDII se-Kabupaten Luwu Timur untuk Mempererat Tali Silaturahim”. Fokus utamanya adalah mengevaluasi efektivitas program kerja yang telah berjalan sembari menyusun peta jalan organisasi yang lebih progresif untuk tahun mendatang.

Setiap wilayah di Luwu Timur dinilai memiliki karakteristik dan potensi sosial yang unik. Oleh sebab itu, penyusunan program kerja tidak bisa dilakukan dengan pendekatan satu ukuran untuk semua (one size fits all). Diskusi berlangsung dinamis, di mana setiap pengurus didorong untuk merancang program yang realistis, terukur, dan mampu memberikan dampak nyata yang berkelanjutan bagi masyarakat di akar rumput.

Mendukung Visi Daerah dan Peningkatan Kapasitas SDM

Sekretaris DPD LDII Luwu Timur, Drs. H. Basruddin, yang hadir mewakili Ketua DPD, menekankan bahwa konsolidasi ini merupakan fondasi vital bagi organisasi dalam menjalankan peran sosialnya. LDII berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan sumber daya manusia, pelestarian lingkungan hidup, serta peningkatan kesejahteraan ekonomi umat.

“Melalui konsolidasi ini, LDII diharapkan mampu mendukung visi dan misi Bupati Luwu Timur 'JUARA' (Maju dan Sejahtera),” ujar Drs. H. Basruddin saat memberikan arahan di depan para peserta.

Harapannya, soliditas pengurus di tingkat kabupaten hingga kecamatan dapat mengakselerasi program-program pengabdian masyarakat yang sejalan dengan semangat pembangunan daerah.

Tiga Amanah Strategis DPP LDII

Senada dengan hal tersebut, jajaran Dewan Penasihat Daerah (Wanhatda) LDII Luwu Timur yang diwakili oleh Abd. Qodir, mengingatkan kembali mengenai pentingnya penyelarasan persepsi di seluruh lini organisasi. Momentum ini menjadi titik tolak bagi para pengurus untuk menjalankan tiga amanah besar yang digariskan oleh pimpinan pusat (DPP LDII).

Tiga amanah krusial tersebut mencakup:

  • Penguatan Konsolidasi Organisasi: Menjaga kekompakan dan kelancaran komunikasi administratif maupun koordinatif antar jenjang kepengurusan.
  • Peningkatan Kapasitas (Capacity Building): Mengupgrade kemampuan manajerial dan wawasan pengurus di tingkat PC (kecamatan) serta PAC (desa/kelurahan) agar lebih profesional dalam mengelola organisasi.
  • Penguatan Kolaborasi Stakeholder: Membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, tokoh agama, hingga elemen masyarakat lainnya.
“Konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah, persepsi, dan semangat dalam menjalankan tiga amanah dari DPP LDII,” tegas Abd. Qodir dalam sambutannya.

Dengan berakhirnya agenda ini, para pengurus diharapkan kembali ke wilayah masing-masing dengan semangat baru. Sinergi yang terbangun diharapkan tidak hanya memperkuat eksistensi organisasi secara internal, tetapi juga mampu menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.