Semangat Kurban LDII Padang: Masjid Miftahul Huda Sembelih 11 Hewan, Tebar 600 Paket Daging

Semangat Kurban LDII Padang: Masjid Miftahul Huda Sembelih 11 Hewan, Tebar 600 Paket Daging
  • Implementasi Kurban LDII: Sinergi dan Solidaritas Sosial di Kota Padang

    Suasana khidmat bercampur semangat gotong royong menyelimuti Masjid Miftahul Huda, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Rabu, 27 Mei 2026. Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, jamaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) setempat melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa 7 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Kegiatan ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan manifestasi nyata dari nilai kepedulian sosial dan ketaatan spiritual masyarakat terhadap perintah agama.

    Sejak fajar menyingsing, kepanitiaan kurban yang terdiri dari pengurus masjid, tokoh pemuda, hingga warga sekitar telah bersiap di area penyembelihan. Prosesi dimulai dengan tertib, mencakup penyembelihan sesuai syariat, pengulitan, hingga pemotongan daging yang dilakukan secara kolektif. Antusiasme warga terlihat jelas dari pola kerja sama yang terorganisir dengan baik, menunjukkan betapa kuatnya budaya kolektivitas di lingkungan Masjid Miftahul Huda.

    “Alhamdulillah, pada pelaksanaan Idul Adha tahun ini Masjid Miftahul Huda dapat melaksanakan penyembelihan 7 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Ini merupakan bentuk ketaatan, kekompakan serta tingginya semangat berkurban dari jamaah dan masyarakat, dalam itu LDII PAC mengedarkan kupon kurang lebih 600,” ujar Dwi Nurhidayat, Wakil Ketua PAC LDII Koto Panjang Ikua Koto.

    Dwi menekankan bahwa ibadah kurban tahun ini memiliki makna yang sangat mendalam, melampaui aspek seremonial. Bagi LDII, kurban adalah jembatan untuk mengasah empati dan solidaritas antarsesama manusia. Ketulusan hati para mudhohi (orang yang berkurban) menjadi pondasi utama dalam menciptakan harmoni sosial di tengah masyarakat Padang yang religius.

    “Esensi kurban tidak hanya sebatas menyembelih hewan, tetapi bagaimana kita belajar tentang keikhlasan, pengabdian, dan semangat berbagi. Melalui kurban, kita diajarkan untuk memperhatikan saudara-saudara kita yang membutuhkan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” lanjut Dwi Nurhidayat menjelaskan filosofi di balik ibadah tersebut.

    Tidak hanya fokus pada distribusi daging, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi generasi muda. LDII sengaja melibatkan para pemuda dalam kepanitiaan untuk menumbuhkan karakter tanggung jawab dan jiwa sosial sejak dini. Melalui budaya gotong royong ini, diharapkan nilai-nilai positif Islam dapat tertanam kuat dan berkelanjutan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

    “Kegiatan ini melibatkan banyak unsur masyarakat, termasuk pemuda dan generasi muda. Kita ingin menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian, dan semangat kebersamaan agar tradisi positif ini terus terjaga di tengah masyarakat,” tambahnya dengan penuh harap.

    Proses pendistribusian 600 paket daging kurban tersebut dilakukan secara selektif kepada warga sekitar yang membutuhkan, termasuk kaum dhuafa yang telah didata sebelumnya oleh panitia. Transparansi dan ketepatan sasaran menjadi prioritas utama guna memastikan kegembiraan Idul Adha dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

    “Semoga semangat pengorbanan, keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan yang lahir dari Idul Adha dapat menjadi bagian dari karakter masyarakat dalam membangun lingkungan yang harmonis dan saling peduli,” pungkas Dwi Nurhidayat saat menutup sesi wawancara.

    Hingga akhir kegiatan, seluruh proses penyembelihan dan pembagian daging berjalan dengan lancar dan aman. Keberhasilan Masjid Miftahul Huda dalam mengelola hewan kurban ini menjadi potret cemerlang bagaimana ormas keagamaan seperti LDII berkontribusi aktif dalam mempererat tali ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kesejahteraan sosial melalui ibadah kurban.

    Glossary: Mengenal Istilah dalam Ibadah Kurban

    • Idul Adha: Hari Raya Islam yang memperingati peristiwa kesediaan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan putranya, Ismail, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, yang kemudian digantikan dengan domba.
    • Mudhohi: Sebutan bagi orang yang melakukan ibadah kurban dengan menyediakan hewan ternak untuk disembelih.
    • Ukhuwah Islamiyah: Konsep persaudaraan antara sesama umat Islam yang didasarkan pada ikatan akidah dan keimanan.
    • PAC (Pimpinan Anak Cabang): Struktur kepengurusan organisasi LDII di tingkat kelurahan atau desa.
    • Kaum Dhuafa: Golongan masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi lemah, tidak berdaya, atau membutuhkan bantuan sosial.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.