JEMBER - Dalam upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember sukses menggelar agenda bertajuk "Ngopi dan Gowes Bersama" pada Rabu (14/5/2025). Mengusung tema besar "HIDUP SEHAT BAROKAH UNTUK BANGSA", kegiatan ini menjadi magnet bagi jajaran pengurus dari lima kabupaten di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur.
Kehadiran delegasi dari Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, hingga Lumajang menciptakan atmosfer kebersamaan yang kental. Acara yang mendapat dukungan penuh dari berbagai sponsor, termasuk Jersey F1 dan Bakso Pojok Mangli ini, dirancang bukan sekadar untuk kebugaran fisik, melainkan sebagai wadah konsolidasi organisasi yang lebih cair dan harmonis.
Kesehatan Sebagai Modal Pengabdian
Ketua Pelaksana Gowes LDII, H. Sukirno, dalam laporannya menjelaskan bahwa stamina yang prima merupakan syarat mutlak bagi seorang pengurus organisasi dakwah. Di tengah rutinitas yang padat, menjaga pola makan dan kebugaran tubuh sering kali terabaikan, padahal hal tersebut adalah kunci produktivitas.
"Menjadi pengurus LDII menuntut stamina yang prima. Kita harus bisa menjaga kesehatan dan pola makan. Kebiasaan 'ngopi' yang biasanya kita lakukan bersama kolega dan mitra, kini kita kemas dalam momen yang lebih produktif melalui gowes bersama. Tradisi positif ini perlu kita lestarikan secara bergilir di tiap kabupaten," ujar H. Sukirno.
Senada dengan Sukirno, Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik Afandi, M.M., menekankan bahwa inisiatif ini merupakan perwujudan konkret dari instruksi organisasi untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan religius. Baginya, kesehatan fisik memiliki korelasi langsung dengan ketajaman berpikir dalam pengambilan keputusan organisasi.
"Sehat itu modal utama untuk beribadah dan berkontribusi bagi bangsa. Dengan badan yang sehat, pikiran menjadi jernih, sehingga keputusan-keputusan organisasi bisa diambil dengan lebih bijak. Ini bukan sekadar olahraga, tapi konsolidasi organisasi yang dibalut dengan suasana santai," tutur H. Akhmad Malik Afandi.
Sinergi Lintas Kabupaten di Ujung Timur Jawa
Semarak kegiatan ini semakin terasa dengan beragam kesan positif yang ditinggalkan oleh para peserta. Jarak tempuh yang cukup menantang di wilayah Jember nyatanya tidak menyurutkan semangat para peserta dari kabupaten tetangga. Justru, rute yang segar menjadi sarana rekreasi di tengah kesibukan birokrasi organisasi.
Ketua DPD LDII Lumajang, H. Bambang Sarwo Edi, memberikan apresiasi tinggi atas kesuksesan Jember sebagai tuan rumah. Ia menilai jalur gowes yang dipilih sangat efektif untuk melepas penat. Ia pun menyatakan kesiapannya jika estafet tuan rumah berlanjut ke kabupaten di bawah kaki Gunung Semeru tersebut.
"Luar biasa. Jember sukses menjadi tuan rumah. Jalurnya menantang tapi segar, sangat cocok untuk melepas penat dari rutinitas kantor. Kami siap menyambut jika agenda ini bergeser ke Lumajang. Jalani hidup sehat barokah selalu dengan gowes," ungkap H. Bambang Sarwo Edi.
Tak hanya Lumajang, perwakilan dari DPD LDII Bondowoso juga merasakan kedekatan emosional yang lebih dalam melalui momen ini. Baginya, filosofi gowes mirip dengan perjuangan dalam berorganisasi; ada saatnya menanjak bersama dan saling memberi dukungan.
"Kebersamaan ini sangat terasa. Saat nanjak kita saling menyemangat, saat ngopi kita saling bertukar ide. Benar-benar hidup sehat yang barokah. Pesan saya rukun, kompak dan kerja sama yang baik. Sesuatu yang biasa belum tentu benar, tetapi yang benar perlu kita biasakan," tutur utusan DPD LDII Bondowoso tersebut.
Rencana Strategis: Roadshow Tapal Kuda
Melihat antusiasme yang tinggi, panitia penyelenggara telah menyusun rencana keberlanjutan. Kegiatan "Ngopi dan Gowes" ini diproyeksikan akan bertransformasi menjadi agenda rutin yang bersifat roadshow atau berkeliling di wilayah Tapal Kuda.
- Sistem Tuan Rumah Bergilir: Setiap DPD di wilayah Tapal Kuda akan mendapatkan giliran menjadi penyelenggara untuk memperkenalkan potensi daerah masing-masing.
- Integrasi Budaya Lokal: Format santai dengan sesi minum kopi akan dipertahankan sebagai sarana diskusi non-formal untuk membahas program kerja lintas daerah.
- Penguatan Kemitraan: LDII berencana menggandeng lebih banyak mitra strategis untuk mendukung pelaksanaan acara yang lebih profesional dan berdampak luas.
Melalui kegiatan yang memadukan unsur olahraga, hobi, dan diskusi organisasi ini, LDII se-Tapal Kuda berharap dapat terus membangun solidaritas yang kokoh demi memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Glossary Artikel
- Tapal Kuda: Sebutan untuk kawasan di Provinsi Jawa Timur yang meliputi beberapa kabupaten seperti Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi karena bentuk wilayahnya dalam peta menyerupai tapal kuda.
- Gowes: Istilah populer dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada kegiatan bersepeda.
- Barokah: Berasal dari bahasa Arab 'Barakah' yang berarti keberkahan, yakni bertambahnya kebaikan dalam suatu hal.
- Konsolidasi Organisasi: Upaya untuk memperkuat, menyatukan, dan mengukuhkan hubungan serta koordinasi antaranggota atau pengurus dalam sebuah organisasi.
- SDM Profesional Religius: Konsep pengembangan manusia yang tidak hanya unggul dalam keahlian teknis (profesional), tetapi juga memiliki dasar spiritual dan akhlak yang kuat (religius).
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.