Perkuat Peran Bangsa, Ketua Umum DPP LDII Beberkan Program Quick Win di Rakorwil Jawa Barat

Perkuat Peran Bangsa, Ketua Umum DPP LDII Beberkan Program Quick Win di Rakorwil Jawa Barat

SUMEDANG (6/5). Dalam upaya menyelaraskan gerak organisasi menghadapi dinamika nasional dan tantangan global yang semakin kompleks, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Jawa Barat menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Graha Aulia Jatinangor, Sumedang. Momentum strategis ini dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas internal sekaligus merumuskan langkah nyata kontribusi LDII bagi masyarakat luas.

Hadir secara langsung, Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, menguraikan secara mendalam mengenai program kerja quick win hasil keputusan Munas X LDII yang digelar awal April lalu. Program percepatan ini dirancang untuk memastikan organisasi tetap relevan dan mampu memberikan dampak instan namun berkelanjutan. Fokus utamanya mencakup konsolidasi internal yang masif, peningkatan kapasitas (capacity building) bagi pengurus di tingkat PC dan PAC, hingga keberlanjutan program unggulan '8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa'.

Dody menekankan bahwa perubahan zaman menuntut LDII untuk bertransformasi menjadi organisasi yang lebih lincah atau agile. Dengan mengusung konsep kepengurusan yang fresh look, LDII berupaya mencetak kader-kader yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga 'sat-set' dalam merespons kebutuhan serta perubahan di tengah masyarakat.

“Nanti juga komplit dengan tipe-tipe kepengurusan yang sifatnya konseptor atau thinker, ada juga yang sifatnya mengeksekusi program atau eksekutor, dan ada juga yang tipenya ambassador yang bisa berkomunikasi dengan baik kepada para tokoh,” ujar Dody Taufiq Wijaya saat memaparkan struktur ideal organisasi masa depan.

Visi besar LDII sebagai organisasi yang membawa nilai rahmatan lil alamin juga diterjemahkan hingga ke level akar rumput melalui rencana kolaborasi strategis dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT). Melalui inisiatif “Desa Binaan Tematik”, LDII berencana mengusulkan sejumlah desa di mana warga LDII akan berperan sebagai motor penggerak ekonomi dan sosial desa tersebut.

Menyikapi fluktuasi situasi nasional, terutama terkait isu sensitif seperti kenaikan harga BBM, Dody mengingatkan warga LDII agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi negatif yang bersifat adu domba. Ia menegaskan pentingnya literasi informasi agar warga tidak terjebak dalam pusaran berita bohong atau hoaks yang dapat merusak kerukunan. Sikap tenang, mengedepankan akhlak mulia, serta menjaga kekompakan harus menjadi prioritas utama setiap anggota di mana pun mereka berada.

Akselerasi di Tingkat Wilayah Jawa Barat

Senada dengan arahan pusat, Ketua DPW LDII Jawa Barat, Dicky Harun, memaparkan sejumlah langkah taktis yang tengah dijalankan di tingkat provinsi. Fokus utamanya adalah percepatan pembangunan fisik kantor DPD serta penguatan kompetensi SDM melalui program capacity building yang terintegrasi dengan arahan DPP.

Dicky mendorong agar hasil-hasil strategis dari Munas dan Muswil segera didiseminasikan hingga ke tingkat paling bawah. Untuk memastikan hal ini berjalan efektif, DPW LDII Jabar melakukan agenda kunjungan rutin ke DPD-DPD serta mendorong pelaksanaan duplikasi Rakorwil di tingkat daerah bersama pengurus PC dan PAC.

“Penting untuk memastikan produk Munas dan Muswil segera didistribusikan ke tingkat bawah, yang diiringi dengan penguatan konsolidasi melalui agenda kunjungan serta dorongan duplikasi Rakorwil di tingkat daerah,” tegas Dicky Harun.

Beberapa poin penting lain yang dilaporkan dalam forum tersebut meliputi peresmian Penggerak Pembina Generus (PPG) sebagai Kelompok Kerja (Pokja) resmi LDII, serta persiapan penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) di Kabupaten Garut dan Bandung dalam waktu dekat. Dicky juga menyoroti pentingnya menjaga sinergisitas yang harmonis antara Dewan Penasihat (Wanhat) dan pengurus organisasi dalam mengelola dukungan sosial maupun hibah yang diterima oleh daerah.

Rakorwil ini menjadi penegasan komitmen LDII Jawa Barat untuk terus berkolaborasi, bahu-membahu dalam mencetak generasi yang berkarakter akhlakul karimah, sekaligus memastikan setiap langkah organisasi memberikan manfaat nyata bagi pembangunan bangsa di Jawa Barat dan sekitarnya.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.