Perkuat Harmonisasi dan Toleransi, LDII Jakarta Pusat Hadiri Silaturahim Bareng Pemkot dan Pemuka Agama

Perkuat Harmonisasi dan Toleransi, LDII Jakarta Pusat Hadiri Silaturahim Bareng Pemkot dan Pemuka Agama

Sinergi Lintas Sektoral Demi Menjaga Stabilitas dan Kedamaian Ibu Kota

Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Jakarta Pusat berpartisipasi aktif dalam agenda silaturahim lintas sektoral yang digelar Pemerintah Kota Jakarta Pusat guna memperkokoh sendi-sendi kerukunan umat beragama. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Kantor Walikota Jakarta Pusat ini menjadi wadah strategis dalam mensinergikan peran organisasi kemasyarakatan (ormas), pemuka agama, dan birokrasi demi menjaga stabilitas keamanan serta kedamaian di tengah masyarakat yang heterogen.

Pertemuan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan ukhuwah antarpemuka agama. Dengan mengedepankan dialog, diharapkan muncul sinergi yang lebih kuat pada sektor keagamaan dan sosial, terutama dalam menghadapi dinamika sosial di pusat ibu kota yang sangat dinamis.

Apresiasi Terhadap Toleransi dan Urgensi Isu Lingkungan

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Pusat, RD. Sony Triwibawa, menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap sikap toleransi yang selama ini terjaga dengan baik di wilayahnya. Menurutnya, kerukunan di Jakarta Pusat merupakan modal sosial yang sangat berharga.

“Terkait kerukunan antarumat beragama di Jakarta Pusat, kami memandang sudah sangat baik. Selain itu, kami berpesan kepada para tokoh agama agar memberikan wawasan kepada warga untuk menjaga kebersihan, terutama dalam membuang sampah. Volume sampah di Jakarta terus bertumpuk setiap hari, sementara lahan pembuangan semakin terbatas,” ujar Sony Triwibawa.

Pesan tersebut menitikberatkan bahwa peran tokoh agama tidak hanya terbatas pada urusan spiritualitas di dalam rumah ibadah, tetapi juga mencakup tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap lingkungan hidup yang menjadi masalah krusial di wilayah perkotaan.

Transformasi Spiritual Pasca-Idul Fitri

Senada dengan semangat kebersamaan tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jakarta Pusat, KH Robi Fadil, menyoroti pentingnya menjaga momentum kesucian hati setelah merayakan Idul Fitri. Ia menekankan bahwa aktualisasi dari nilai-nilai kemenangan adalah kemampuan untuk membangun kedamaian dengan sesama.

“Aktualisasinya adalah membuang kebencian, membersihkan hati, dan membuka diri untuk berdamai dengan orang lain. Dengan begitu, masyarakat akan jauh lebih harmonis dan damai,” tegas KH. Robi Fadil.

Sementara itu, Kasubag TU Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Jakarta Pusat, Eka Syamsudin, mengingatkan bahwa harmoni sosial memerlukan kerja keras yang berkelanjutan. Ia mendorong adanya interaksi yang lebih intensif antara tokoh lintas agama agar potensi gesekan di akar rumput dapat dideteksi dan dimitigasi sejak dini.

“Kami mendorong adanya interaksi yang lebih intens, baik dalam forum formal maupun informal. Tokoh agama adalah pilar utama pembinaan umat yang bisa berkolaborasi meminimalisasi potensi gesekan sosial,” ungkap Eka Syamsudin.

Komitmen LDII sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Ketua DPD LDII Jakarta Pusat, Aris Triarso, yang hadir langsung dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif Pemkot Jakarta Pusat yang terus merangkul elemen masyarakat. Kehadiran LDII dalam forum ini menjadi bukti komitmen organisasi dalam mendukung visi pembangunan kota, khususnya dalam hal pembangunan manusia.

“Kami bersyukur pada Pemkot Jakarta Pusat yang terus bersinergi dan membina umat. Dukungan pemerintah merupakan energi positif bagi kami untuk terus berkontribusi,” tutur Aris Triarso.

Lebih lanjut, Aris menegaskan bahwa LDII siap menjadi mitra strategis pemerintah, terutama dalam penguatan karakter dan mental spiritual masyarakat. Menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, kolaborasi antara ulama dan umaro (pemerintah) dipandang sebagai kunci keberhasilan pembangunan yang menyeluruh.

“Insyaallah kami akan meningkatkan komunikasi, kordinasi dan membantu pemerintah dalam membina umat,” tutup Aris Triarso dengan nada optimis.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.