POLEWALI MANDAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Polewali Mandar secara resmi memperluas jangkauan organisasinya hingga ke tingkat akar rumput. Langkah ini ditandai dengan pembentukan Pengurus Cabang (PC) LDII Kecamatan Wonomulyo yang dilangsungkan di Masjid Baitul Haq, Wonomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Kamis (14/5/2026).
Langkah ekspansi struktural ini diambil bukan sekadar formalitas organisasi. Melalui pembentukan pengurus di tingkat kecamatan, LDII Polman berupaya memastikan program kerja, baik di bidang keagamaan maupun sosial kemasyarakatan, dapat menyentuh masyarakat secara lebih presisi dan efisien.
Visi Strategis Penguatan Organisasi
Ketua DPD LDII Kabupaten Polewali Mandar, Saifuddin, menegaskan bahwa kehadiran PC LDII Wonomulyo merupakan bagian dari desain besar konsolidasi organisasi. Menurutnya, kecamatan merupakan titik temu krusial antara kebijakan organisasi dan implementasi nyata di tengah warga.
"Pembentukan Pengurus Cabang LDII Wonomulyo merupakan langkah penting dalam memperkuat organisasi di tingkat kecamatan. Dengan struktur yang lebih solid, kami berharap LDII dapat semakin berkontribusi dalam pembinaan umat," ujar Saifuddin saat memberikan arahan dalam prosesi musyawarah tersebut.
Ia menambahkan bahwa kemandirian organisasi di tingkat bawah menjadi kunci keberhasilan pembinaan jangka panjang. Penguatan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada internal warga LDII, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi lingkungan sekitar melalui berbagai kegiatan positif.
Membangun Sinergi dan Amanah Keumatan
Dalam menjalankan roda organisasi yang baru terbentuk, Saifuddin menitipkan pesan krusial mengenai kolaborasi lintas sektoral. LDII tidak berdiri di ruang hampa; ia harus mampu menjalin komunikasi yang harmonis dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders).
"Keberadaan LDII di tingkat kecamatan diharapkan mampu memperkuat pelayanan organisasi kepada masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pembinaan umat secara lebih terarah dan berkelanjutan," jelas Saifuddin lebih lanjut.
Ia mendorong para pengurus terpilih untuk segera bergerak membangun sinergitas dengan pemerintah setempat, para tokoh lintas agama, serta elemen masyarakat lainnya. Sikap inklusif dan terbuka dianggap menjadi modal utama bagi LDII untuk diterima dan menjadi bagian solusi atas masalah sosial di Kecamatan Wonomulyo.
Nahkoda Baru PC LDII Wonomulyo
Musyawarah pembentukan pengurus ini berlangsung khidmat dengan kehadiran jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Sulawesi Barat, pengurus harian DPD LDII Polman, serta tokoh masyarakat setempat. Hasil mufakat dalam kegiatan tersebut menetapkan Khoirul Ana Muslimin sebagai Ketua PC LDII Kecamatan Wonomulyo.
Terpilihnya Khoirul Ana Muslimin disambut optimisme tinggi. Estafet kepemimpinan di tingkat kecamatan ini dipandang sebagai momentum segar untuk menggerakkan mesin organisasi secara lebih aktif. Dengan adanya nakhoda baru, LDII Polman kini memiliki perpanjangan tangan yang lebih kuat untuk melaksanakan tugas pengabdian masyarakat secara berkelanjutan.
Eksistensi PC LDII Wonomulyo diharapkan mampu menjadi motor penggerak dakwah yang menyejukkan sekaligus agen perubahan sosial yang membawa dampak konkret bagi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Polewali Mandar.
Glossary: Mengenal Istilah Organisasi LDII
- DPW (Dewan Pimpinan Wilayah): Struktur organisasi LDII di tingkat Provinsi.
- DPD (Dewan Pimpinan Daerah): Struktur organisasi LDII di tingkat Kabupaten atau Kota.
- PC (Pengurus Cabang): Struktur organisasi LDII di tingkat Kecamatan.
- Konsolidasi: Tindakan memperkuat atau menyatukan struktur organisasi agar lebih solid dan efektif.
- Sinergitas: Membangun kerja sama yang harmonis dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.