🔴Live Haji 2026 - Melempar Jumroh Tanggal 11-13 Dzulhijjah di Mina

Live Haji 2026 - Melempar Jumroh 11-13 Dzulhijjah di Mina | Streaming Langsung
Live Streaming

Live Haji 2026 — Melempar Jumroh di Mina

Siaran langsung ritual melempar jumroh pada hari ke 11 sampai 13 Dzulhijjah 1447 H di Jamarat, Mina. Saksikan jamaah haji Indonesia melaksanakan rukun haji ini secara real-time.

11–13 Dzulhijjah 1447 H Mina, Makkah Mulai Pukul 06.00 WSA
Live
11
11 Dzulhijjah 1447 H
Hari Pertama — Nahr
Melempar Jumroh Aqabah
12
12 Dzulhijjah 1447 H
Hari Kedua — Tasyrik
Melempar Ketiga Jumroh
13
13 Dzulhijjah 1447 H
Hari Ketiga — Tasyrik
Melempar Ketiga Jumroh

Tentang Ritual Melempar Jumroh

Melempar jumroh adalah salah satu rukun haji yang dilaksanakan di Jamarat, Mina, pada tanggal 11 hingga 13 Dzulhijjah. Ritual ini merupakan simbolisasi perjuangan Nabi Ibrahim AS dan keluarganya dalam menolak godaan setan yang berusaha menghalangi ketaatan kepada Allah SWT.

Terdapat tiga tiang jumroh yang masing-masing memiliki makna filosofis: Jumroh Ula (kecil), Jumroh Wustha (tengah), dan Jumroh Aqabah (besar). Setiap jamaah haji wajib melempar ketiga tiang tersebut dengan jumlah kerikil yang ditentukan sesuai hari pelaksanaan.

Informasi Pelaksanaan

Lokasi
Jamarat, Mina
Terletak sekitar 5 km timur Kota Makkah al-Mukarramah
Waktu Pelaksanaan
11–13 Dzulhijjah
1447 H / Sekitar 27–29 Juni 2026 M
Jumlah Kerikil
Total 49 atau 70 Butir
49 butir (2 hari) atau 70 butir (3 hari) seukuran kacang
Status Hukum
Rukun Haji (Wajib)
Haji tidak sah apabila melempar jumroh ditinggalkan tanpa udzur

Ketiga Tiang Jumroh

1
Jumroh Ula (Jumroh Kecil)
Tiang jumroh pertama yang dilempar setelah Jumroh Aqabah pada hari Tasyrik. Melambangkan penolakan godaan setan yang pertama kali menghasut Nabi Ibrahim AS di Mina.
7 kerikil per hari
2
Jumroh Wustha (Jumroh Tengah)
Tiang jumroh kedua yang melambangkan godaan kedua setan. Jamaah melemparinya setelah Jumroh Ula pada hari ke-12 dan ke-13 Dzulhijjah.
7 kerikil per hari
3
Jumroh Aqabah (Jumroh Besar)
Tiang jumroh terbesar dan paling dekat dengan Makkah. Inilah yang pertama kali dilempar pada hari Nahr (10 Dzulhijjah) dan menjadi puncak ritual melempar jumroh.
7 kerikil per hari

Tata Cara Melempar Jumroh

  1. Mengambil kerikil seukuran kacang hijau di Muzdalifah atau Mina. Kerikil tidak boleh terlalu besar atau terlalu kecil.
  2. Berangkat menuju Jamarat setelah terbit matahari pada hari yang ditentukan. Dianjurkan berjalan kaki bagi yang mampu.
  3. Melempar Jumroh Aqabah terlebih dahulu pada hari Nahr (10 Dzulhijjah) dengan 7 kerikil sambil bertakbir setiap lemparan.
  4. Pada hari Tasyrik (11–13 Dzulhijjah), memulai dari Jumroh Ula, kemudian Wustha, lalu Aqabah — masing-masing 7 lemparan.
  5. Setelah melempar tiang jumroh, dianjurkan berdoa di sisi tiang. Doa dipanjatkan setelah melempar Jumroh Ula dan Wustha, tetapi setelah Aqabah langsung beranjak.
  6. Mengulangi proses pada hari ke-12 dan ke-13 bagi jamaah yang memilih nafar tawi (bertambah satu hari di Mina). Jumlah total kerikil: 70 butir untuk 3 hari, atau 49 butir untuk 2 hari.
Dalil — Hadits Nabi Muhammad SAW

Sesungguhnya Ibrahim AS membatalkan (melempar) jumroh seperti yang kalian lihat, dan telah turun kepadaku wahyu berkenaan dengan jumroh ini hingga hari kiamat, maka lemparlah oleh kalian ketiga jumroh ini.

— HR. Muslim, no. 1297 — dari Jabir bin Abdullah RA

Bagikan Siaran Langsung Ini