JOMBANG – Menjelang masa Praktik Kerja Lapangan (PKL), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Mimika mengambil langkah proaktif dengan membekali siswa-siswi SMA/SMK Budi Utomo pengetahuan mendalam mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kegiatan yang menitikberatkan pada perlindungan diri di lingkungan industri ini dilangsungkan di Pondok Pesantren Budi Utomo Gading Mangu, Perak, Jombang, Jawa Timur, pada Jumat (1/5/2026).
Urgensi Keselamatan di Dunia Kerja Industri
Dunia industri memiliki karakteristik lingkungan yang dinamis namun penuh risiko. Menyadari hal tersebut, Muh. Amar, anggota Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Mimika yang juga merupakan praktisi keamanan sebagai Wakil Ketua Senkom Mitra Polri Mimika, turun langsung memberikan edukasi. Ia menekankan bahwa K3 bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama yang harus dikuasai setiap tenaga kerja, termasuk para siswa yang baru akan mencicipi atmosfer industri.
Materi yang disampaikan mencakup prosedur keselamatan dasar hingga pengenalan teknis pencegahan insiden di lapangan. Melalui pendekatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya cakap secara teori keilmuan, tetapi juga memiliki kewaspadaan tinggi terhadap potensi bahaya di sekitarnya.
"Alhamdulillah kami bekerja sama dengan pengurus pesantren Budi Utomo untuk memberikan wawasan dan motivasi dasar tentang K3 kepada para siswa-siswi yang akan melaksanakan PKL. Kegiatan berjalan lancar, sukses, dan barokah," ujar Muh. Amar.
Membangun Budaya Keselamatan Sejak Dini
Langkah kolaboratif ini mendapat apresiasi positif dari pihak institusi pendidikan. Wildy Istimor, Ketua Yayasan Budi Utomo Gading Mangu, menegaskan bahwa pemahaman K3 adalah elemen krusial dalam membentuk mentalitas profesional siswa. Baginya, keselamatan kerja adalah tanggung jawab kolektif yang harus dipahami sebelum seseorang menginjakkan kaki di area operasional industri.
Selama pembekalan, para siswa diajarkan bagaimana mengidentifikasi risiko kerja dan cara merespons keadaan darurat secara tepat. Dengan penguasaan aspek K3, siswa diharapkan mampu menjaga keselamatan pribadi sekaligus menjaga kelancaran operasional di perusahaan tempat mereka menjalani PKL nantinya.
Sinergi antara ormas keagamaan dan lembaga pendidikan seperti yang ditunjukkan LDII Mimika ini mencerminkan komitmen kuat dalam mencetak generasi muda yang unggul. Harapannya, para lulusan SMA/SMK Budi Utomo tidak hanya menguasai keterampilan teknis (hard skill), tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap standar prosedur keselamatan kerja yang berlaku secara global.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.