Konsolidasi Organisasi, Ketum DPP LDII Instruksikan Penguatan Sinergi Hingga Tingkat Akar Rumput di Jawa Timur

Konsolidasi Organisasi, Ketum DPP LDII Instruksikan Penguatan Sinergi Hingga Tingkat Akar Rumput di Jawa Timur

SURABAYA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Dody Taufiq Wijaya, secara resmi memimpin agenda konsolidasi organisasi bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Jawa Timur pada Jumat (1/5/2026). Bertempat di Kantor DPW LDII Jawa Timur, Surabaya, pertemuan strategis ini bertujuan untuk menyelaraskan visi dan memperkuat struktur organisasi di tengah dinamika tantangan dakwah modern.

Menyatukan Langkah dari Pusat Hingga Grassroots

Dalam arahannya, Dody menekankan bahwa harmonisasi gerak organisasi adalah kunci utama keberhasilan program-program kerja LDII. Upaya konsolidasi ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan instrumen penting untuk memastikan seluruh instruksi dari tingkat pusat dapat terimplementasi dengan baik hingga lapisan terbawah.

“Perlunya konsolidasi untuk menyatukan langkah, gerak, pikiran, dan semangat, mulai dari tingkat DPP, DPW, DPD hingga PC dan PAC. Upaya ini penting untuk meningkatkan kapasitas pengurus,” ujar Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya.

Beliau menambahkan bahwa peningkatan kapasitas pengurus di tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) menjadi prioritas. Hal ini dikarenakan pengurus di tingkat akar rumput merupakan ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tanpa pemahaman yang sinkron, efektivitas program organisasi akan terhambat.

Tiga Fokus Utama Strategi LDII

Menghadapi masa depan, DPP LDII telah menetapkan peta jalan yang jelas bagi setiap wilayah, termasuk Jawa Timur yang dikenal sebagai salah satu basis kekuatan organisasi. Dody merinci ada tiga poin krusial yang harus dijalankan secara paralel oleh seluruh jajaran pengurus.

  • Penguatan Konsolidasi Internal: Memastikan jalur birokrasi dan komunikasi antar-jenjang berjalan tanpa hambatan.
  • Peningkatan Kapasitas (Capacity Building): Memberikan pelatihan dan pembekalan bagi pengurus PC dan PAC agar lebih cakap dalam mengelola organisasi.
  • Kolaborasi Stakeholder: Memperluas jejaring kerja sama dengan tokoh masyarakat, pemuka agama lain, serta jajaran pemerintah daerah.
“Ada tiga fokus utama, yakni penguatan konsolidasi internal, peningkatan kapasitas PC dan PAC LDII, serta penguatan kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan pemerintah,” ungkap Dody Taufiq Wijaya menjelaskan arah kebijakan tersebut.

Meneladani Prinsip Rahmatan Lil Alamin

Konsolidasi ini juga mencakup penyempurnaan tata kerja organisasi agar lebih dinamis. LDII berambisi untuk terus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, sejalan dengan prinsip Islam sebagai rahmat bagi sekalian alam.

Dody sempat mengutip apresiasi yang diberikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, pada saat Munas LDII sebelumnya. Kekuatan LDII dalam menggerakkan massa melalui pengajian rutin yang digelar hingga tiga kali sepekan di semua tingkatan merupakan fenomena organisasi yang luar biasa. Musyawarah intensif seperti inilah yang menjadi motor penggerak hubungan harmonis antara pimpinan dan anggota.

“Ke depan, kami ingin semua kegiatan warga, baik di tingkat PC, PAC, DPW, maupun DPD bisa terwadahi dengan baik. Termasuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kapasitas pengurus di tingkat akar rumput, karena mereka yang berhadapan langsung dengan masyarakat,” tutur Dody lebih lanjut.

Dukungan Penuh dari Wilayah

Menanggapi instruksi tersebut, Sekretaris DPW LDII Jawa Timur, Bambang Raditya Purnomo, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjalankan mandat dari pusat. Baginya, kehadiran jajaran DPP di Surabaya memberikan suntikan semangat baru bagi para pengurus di daerah.

Bambang menilai bahwa momentum ini sangat tepat untuk menyamakan persepsi terhadap tiga amanah besar dari DPP. Sinergi yang kuat diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat Jawa Timur.

“Kami juga mendukung kepengurusan DPP yang baru agar LDII bisa terus menjadi ormas Islam yang rahmatan lil alamin, seperti yang diharapkan Ketua Umum,” pungkas Bambang Raditya Purnomo mengakhiri keterangannya.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.