Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Kepulauan Riau mengambil langkah nyata dalam memperkuat kapasitas generasi muda melalui seminar edukasi kesehatan bertajuk “Kenali Tubuhmu dan Sayangi Dirimu”. Perhelatan yang berpusat di Masjid Miftahul Huda, Kota Batam, pada Minggu (3/5) ini, diselenggarakan secara khusus untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Sedikitnya 300 remaja putri terlibat aktif dalam agenda yang memadukan wawasan medis dan nilai-nilai spiritual tersebut.
Antusiasme peserta terlihat dari sebaran jangkauan kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid. Sebanyak 200 peserta hadir secara langsung di lokasi utama, sementara 100 peserta lainnya menyimak melalui kanal digital. Para peserta daring ini tersebar di berbagai titik strategis Kepulauan Riau, mulai dari Tanjungpinang, Bintan, Karimun, hingga wilayah terjauh di Natuna.
Fokus Pembinaan Karakter dan Literasi Tubuh
Seminar ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang dirancang secara sistematis bagi kaum perempuan di lingkungan LDII Kepri. Fokus utama dari materi yang disampaikan mencakup manajemen rumah tangga, pemahaman akhlak, hingga literasi mendalam mengenai tubuh perempuan dari sisi fikih dan kesehatan.
“Pembinaan ini bertujuan meningkatkan pemahaman fikih, akhlak, manajemen rumah tangga, serta kesehatan reproduksi sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat,” ujar Ketua Panitia, Minung Fahrudin.
Hadir sebagai narasumber utama, Bidan Catur Yulinawati menekankan bahwa memahami kesehatan reproduksi adalah bentuk investasi jangka panjang. Ia menyoroti pentingnya remaja putri memiliki sumber informasi yang valid di tengah gempuran konten media sosial yang belum tentu terverifikasi kebenarannya.
“Remaja putri perlu memiliki pengetahuan yang benar tentang kesehatan reproduksi agar mampu menjaga diri, mengambil keputusan yang tepat, serta mempersiapkan masa depan yang sehat,” tegas Catur Yulinawati.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa menjaga kesehatan tubuh merupakan bentuk rasa syukur atas amanah Sang Pencipta. Dengan pemahaman anatomi yang tepat, diharapkan para remaja dapat memproteksi diri dari berbagai risiko kesehatan serta tidak terjebak dalam informasi hoaks yang menyesatkan.
Mendobrak Tabu dengan Pendekatan Sains
Salah satu tantangan dalam edukasi reproduksi adalah stigma “tabu” yang sering melekat di masyarakat. Namun, dalam forum ini, materi disampaikan secara lugas namun tetap menjunjung tinggi etika kesantunan. Catur Fatchu Ukhriyawati, yang bertindak sebagai moderator, menjelaskan bahwa pihaknya berupaya mengemas pembahasan ini agar lebih mudah diterima dan dipahami oleh generasi Z.
“Kami berkomitmen membentuk generasi muda yang tidak hanya kuat secara keagamaan, tetapi juga memiliki kesadaran akan kesehatan dan wawasan akan sains,” tutur Fatchu.
Harapan besar disematkan agar para remaja putri ini memiliki kemandirian dalam menjaga kehormatan dan kesehatannya. Karakter yang kuat dan akhlak yang mulia menjadi target utama agar mereka siap menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Komitmen Berkelanjutan di Wilayah Kepulauan
Ketua DPW LDII Kepri, H. Rulifa Syahroel, memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya acara ini. Menurutnya, pemanfaatan teknologi hybrid menjadi solusi efektif untuk menjangkau kader-kader LDII yang berada di wilayah kepulauan, sehingga kesenjangan informasi dapat diminimalisir.
“Lewat momentum Hardiknas ini juga, LDII Kepri mengajak seluruh perempuan untuk terus menuntut ilmu, menjaga amanah diri, dan berkontribusi dalam mencetak generasi berakhlak mulia,” ujar Rulifa Syahroel.
Agenda ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Tim Penggerak Generasi Penerus Masjid Miftahul Huda Irvan Sumaga, Sekretaris DPW LDII Kepri Dwi Agus Suyoso, serta Dewan Penasehat LDII Batam Teguh Purnomohadi. Kehadiran para tokoh ini mempertegas dukungan organisasi terhadap pemberdayaan perempuan sejak usia dini.
Glossary:
- Fikih: Ilmu yang mempelajari hukum-hukum syariat Islam yang bersifat praktis dari dalil-dalil yang terperinci.
- Hybrid: Kombinasi metode pelaksanaan acara yang menggabungkan kehadiran fisik di lokasi (offline) dan kehadiran secara virtual (online).
- Kesehatan Reproduksi: Keadaan sehat secara fisik, mental, dan sosial secara utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi.
- Hardiknas: Singkatan dari Hari Pendidikan Nasional, diperingati setiap 2 Mei untuk menghormati jasa Ki Hadjar Dewantara.
- Literasi: Kemampuan individu dalam memahami, mengolah, dan menggunakan informasi secara bijak.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.