JAKARTA – Biro Komunikasi Informasi dan Media (KIM) DPW LDII DKI Jakarta mengambil langkah strategis dalam memperkuat narasi positif di ruang digital dengan menggelar konsolidasi KIM se-Jakarta pada Rabu (21/5). Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi organisasi untuk merapatkan barisan, melibatkan perwakilan KIM DPD, tim Penggerak Pembina Generasi Penerus (PPG), serta kalangan pemuda guna menyiapkan sumber daya manusia yang cakap di bidang kehumasan dan media.
Urgensi Literasi Media di Akar Rumput
Di tengah pesatnya arus informasi, peran humas bukan lagi sekadar fungsi tambahan, melainkan garda terdepan dalam membangun citra organisasi. Wakil Ketua DPW LDII DKI Jakarta, Muhammad Ied, menekankan bahwa warga LDII harus memiliki kesadaran kolektif untuk menjadi representasi positif di masyarakat.
"Mereka dikumpulkan untuk sosialisasi terkait pentingnya menjadi humas di kalangan warga, serta bekerja sama membangun kontribusi positif," ujar Muhammad Ied.
Menurut Ied, generasi muda saat ini memiliki energi kreativitas yang melimpah. Bakat tersebut perlu diarahkan agar tidak hanya menjadi konsumsi pribadi, tetapi juga memberikan dampak luas bagi syiar organisasi. Melalui konsolidasi ini, para pemuda diberikan ruang untuk menyerap ilmu langsung dari para praktisi yang kompeten di bidangnya.
Master Course: Inkubator Kreator Digital LDII
Sebagai langkah konkret, LDII Jakarta tidak hanya berhenti pada tataran diskusi. Program bertajuk Master Course tengah dipersiapkan sebagai wadah pelatihan intensif bagi mereka yang ingin mendalami dunia media secara profesional. Program ini dirancang komprehensif, mencakup aspek teknis maupun manajerial, baik untuk peran di depan layar maupun di balik layar.
Pengelolaan media sosial di tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) menjadi fokus utama. Tujuannya jelas: mengubah platform digital menjadi saluran yang edukatif, informatif, sekaligus menjadi media syiar terhadap kontribusi nyata LDII bagi bangsa dan negara.
"Ini juga akan membantu LDII mensyiarkan kontribusi LDII di masyarakat," tambah Muhammad Ied dengan nada optimis.
Membangun Kompetensi dari Titik Nol
Ketua Biro KIM DPW LDII DKI Jakarta, Mochamad Reza, menjelaskan bahwa kurikulum dalam Master Course akan disusun secara terstruktur. Pelatihan ini bakal mencakup keterampilan esensial seperti videografi, penyiaran (broadcasting), hingga teknik membawakan acara (presenting). Menariknya, program ini terbuka bagi siapa saja, termasuk mereka yang belum memiliki dasar kemampuan media sama sekali.
"Nanti dengan kita mulai, secara intensif akan diberikan kelas-kelas untuk mendalami peran dan teknik di depan maupun belakang kamera," ungkap Mochamad Reza saat memberikan keterangan teknis.
Inisiatif ini diharapkan mampu melahirkan regenerasi komunikator yang handal. Dengan penguasaan teknik visual dan narasi yang kuat, kontribusi positif organisasi dapat terdokumentasikan dan tersebar lebih luas, menciptakan resonansi kebaikan di seluruh lapisan masyarakat Jakarta.
Glossary Media & Komunikasi
- Konsolidasi: Tindakan memperkuat atau menyatukan hubungan antara berbagai bagian dalam organisasi.
- KIM (Komunikasi Informasi Media): Biro atau unit yang bertanggung jawab atas pengelolaan informasi dan strategi komunikasi internal maupun eksternal.
- Master Course: Kursus tingkat lanjut yang dirancang khusus untuk memberikan keahlian mendalam dalam bidang tertentu secara intensif.
- Broadcasting: Proses penyampaian informasi atau materi melalui media massa seperti radio, televisi, atau platform streaming.
- Informatif & Edukatif: Sifat konten yang memberikan pengetahuan baru sekaligus memberikan nilai pendidikan bagi audiensnya.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.