Arab Saudi Rilis Kalender Musim Umrah 1448 H: Catat Jadwal Visa dan Kedatangan Jemaah

Arab Saudi Rilis Kalender Musim Umrah 1448 H: Catat Jadwal Visa dan Kedatangan Jemaah
  • RIYADH – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi secara resmi mengumumkan kalender operasional untuk musim Umrah tahun 1448 Hijriah. Pengumuman ini merupakan bagian dari langkah strategis otoritas kerajaan dalam mematangkan persiapan teknis guna menyambut jemaah dari berbagai penjuru dunia melalui sistem layanan digital yang terintegrasi dan komprehensif.

    Langkah ini memastikan bahwa seluruh ekosistem pendukung, mulai dari perusahaan Umrah hingga agen luar negeri, memiliki panduan waktu yang jelas untuk memfasilitasi perjalanan spiritual para tamu Allah. Pihak kementerian menegaskan bahwa jadwal ini dirancang untuk menciptakan alur pergerakan jemaah yang lebih tertib dan efisien.

    "Kalender baru ini menguraikan tahapan operasional dan tenggat waktu bagi perusahaan Umrah, agen luar negeri, dan jemaah menjelang musim mendatang," ujar perwakilan resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dalam keterangan tertulisnya.

    Tahapan Administrasi dan Kontrak Agen Luar Negeri

    Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, proses koordinasi awal telah dimulai sejak awal tahun 2026. Perjanjian pendahuluan antara perusahaan Umrah domestik Saudi dengan agen-agen perjalanan di luar negeri telah dibuka pada 4 Maret 2026. Proses ini kemudian dilanjutkan dengan perhelatan Forum Umrah dan Ziyarah yang menjadi wadah penandatanganan kesepakatan awal pada 30 Maret.

    Guna memastikan kualitas layanan, pertemuan persiapan teknis untuk musim 1448 H diselenggarakan pada 5 Mei. Hanya agen yang memenuhi kualifikasi yang dapat melanjutkan ke tahap penandatanganan kontrak final, yang prosesnya telah dimulai sejak 11 Mei lalu.

    Akses Platform Elektronik dan Penerbitan Visa

    Kementerian Haji dan Umrah saat ini tengah merampungkan kontrak penyedia layanan dan desain paket ibadah melalui platform elektronik resmi. Digitalisasi ini bertujuan untuk memberikan transparansi penuh bagi jemaah mengenai fasilitas yang akan mereka dapatkan selama di tanah suci.

    Momentum yang paling ditunggu, yakni pembukaan pengajuan dan penerbitan visa Umrah, dijadwalkan mulai pada 31 Mei 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan 14 Dzulhijjah 1447 Hijriah, atau segera setelah selesainya puncak ibadah Haji tahun berjalan.

    Ketentuan Masuk Mecca dan Batas Kepulangan

    Dalam kalender operasional tersebut, pemegang visa Umrah akan diizinkan mulai memasuki Kota Suci Makkah dan menerima izin ibadah (permit) terhitung sejak 1 Juni 2026. Otoritas Arab Saudi juga memberikan rincian batas waktu akhir guna menghindari penumpukan jemaah di akhir musim:

    • Batas Akhir Penerbitan Visa: 9 Maret 2027.
    • Batas Terakhir Kedatangan Jemaah di Arab Saudi: 23 Maret 2027.
    • Batas Akhir Kepulangan (Keberangkatan dari Saudi): 7 April 2027.

    Upaya ini merupakan bagian dari visi yang lebih luas untuk menyederhanakan prosedur birokrasi dan mendongkrak kualitas pengalaman spiritual jemaah Umrah melalui sistem digital mutakhir serta layanan operasional yang saling terkoneksi. Otoritas terkait berharap dengan adanya jadwal yang sistematis ini, jemaah dapat merencanakan keberangkatan mereka dengan jauh lebih matang dan aman.

    Glossary Musim Umrah 1448 H

    • AH (Anno Hegirae): Penanggalan Hijriah yang dihitung sejak peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW.
    • Ziyarah: Kunjungan ke tempat-tempat suci atau bersejarah, khususnya di Madinah.
    • Kontrak Elektronik: Sistem perjanjian digital antara penyelenggara layanan di Saudi dengan agen internasional untuk menjamin hak jemaah.
    • Permit (Tasreh): Izin resmi yang dikeluarkan melalui aplikasi (seperti Nusuk) untuk melaksanakan Umrah atau salat di Raudhah.
    • Dhu Al Hijjah: Bulan ke-12 dalam kalender Hijriah, waktu pelaksanaan ibadah Haji.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.