Arab Saudi Resmi Rilis Kalender Musim Umrah 2026: Jadwal Visa, Kedatangan, dan Ketentuan Aplikasi Nusuk

Arab Saudi Resmi Rilis Kalender Musim Umrah 2026: Jadwal Visa, Kedatangan, dan Ketentuan Aplikasi Nusuk

RIYADH – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi secara resmi mengumumkan kalender operasional untuk musim Umrah tahun 2026 (1448 H) pada hari Minggu (17/05). Pengumuman ini mencakup linimasa komprehensif mulai dari prosedur administrasi elektronik, penerbitan visa, hingga pengaturan teknis penyambutan jamaah dari seluruh dunia. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan otoritas Saudi untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkaya pengalaman spiritual para tamu Allah, serta memastikan kesiapan seluruh ekosistem pendukung sebelum musim dimulai.

Linimasa Kedatangan Jamaah dan Aktivasi Aplikasi Nusuk

Berdasarkan kalender yang dirilis, proses penerbitan visa Umrah dan izin masuk bagi jamaah internasional ke wilayah Kerajaan Arab Saudi dijadwalkan akan dimulai pada 14 Dzulhijjah 1447 Hijriah, atau bertepatan dengan tanggal 31 Mei 2026. Momentum ini menandai dibukanya gerbang bagi jutaan umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah setelah berakhirnya puncak musim Haji.

Selanjutnya, jamaah diperbolehkan mulai memasuki Kota Suci Makkah Al-Mukarramah sekaligus melakukan pengurusan izin Umrah (tasrih) melalui platform digital terintegrasi, Nusuk, pada 15 Dzulhijjah atau 1 Juni 2026. Integrasi teknologi melalui Nusuk ini menjadi krusial untuk mengatur arus kepadatan jamaah di Masjidil Haram agar tetap kondusif dan nyaman.

"Kementerian Haji dan Umrah mengimbau seluruh perusahaan penyelenggara Umrah dan agen luar negeri untuk mematuhi jadwal yang telah ditetapkan serta instruksi resmi yang dikeluarkan, guna meningkatkan kapasitas sistem dalam menyambut tamu Allah dan memberikan layanan berkualitas selama musim berlangsung," tegas pernyataan resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Batas Akhir Visa dan Jadwal Kepulangan 2027

Pemerintah Saudi juga telah menetapkan tenggat waktu yang ketat guna menjaga keteraturan arus jamaah menjelang akhir musim. Batas akhir penerbitan visa Umrah ditetapkan pada tanggal 1 Syawal 1448 H (9 Maret 2027). Sementara itu, akses masuk terakhir bagi jamaah ke wilayah Arab Saudi dibatasi hingga 15 Syawal 1448 H (23 Maret 2027).

Sebagai penutup rangkaian musim, seluruh jamaah Umrah diharapkan telah meninggalkan wilayah Kerajaan paling lambat pada tanggal 30 Syawal 1448 H, yang bertepatan dengan 7 April 2027. Ketentuan ini diberlakukan agar otoritas memiliki waktu cukup untuk melakukan evaluasi dan persiapan teknis untuk musim berikutnya.

Kesiapan Layanan Elektronik dan Mitigasi Kendala

Persiapan musim 2026 ini sebenarnya telah diinisiasi sejak 25 Ramadhan 1447 H (Maret lalu) melalui peluncuran layanan pemesanan janji temu untuk penandatanganan perjanjian awal antara penyedia layanan Umrah lokal dan agen luar negeri. Hal ini dilakukan dalam rangkaian Forum Umrah dan Kunjungan 2026 yang berlangsung pada akhir Maret hingga awal April.

Kementerian juga telah melakukan lokakarya mendalam untuk mengevaluasi 'lessons learned' atau pembelajaran dari musim sebelumnya. Fokus utamanya adalah mencari solusi inovatif atas kendala teknis yang mungkin terjadi pada tahun 1448 H mendatang. Pada Mei 2026, otoritas telah mengaktifkan layanan kualifikasi agen luar negeri dan pengesahan kontrak akhir melalui portal elektronik.

Layanan tersebut mencakup seluruh aspek perjalanan jamaah, mulai dari akomodasi hotel, transportasi antarkota, penyediaan konsumsi, hingga layanan pengayaan pengalaman jamaah selama berada di tanah suci. Seluruh paket ini dirancang melalui jalur elektronik untuk memastikan transparansi dan keamanan bagi para calon jamaah.

Glossary Umrah 2026

  • Nusuk: Aplikasi resmi pemerintah Saudi untuk mengelola izin ibadah Umrah dan kunjungan ke Raudah.
  • Tasrih: Izin resmi atau dokumen legal untuk melaksanakan ibadah di area tertentu di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.
  • Dzulhijjah: Bulan ke-12 dalam kalender Hijriah, bulan pelaksanaan ibadah Haji.
  • Syawal: Bulan ke-10 dalam kalender Hijriah, yang dimulai dengan perayaan Idul Fitri.
  • Visi 2030: Program transformasi ekonomi dan sosial Arab Saudi yang salah satu targetnya adalah menyambut 30 juta jamaah Umrah per tahun.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.