Gemilang di Kancah Nasional, Atlet Muda Kediri Tatap Peluang di Asia Tenggara
Prestasi membanggakan ditorehkan oleh santri sekaligus siswa SMA Wali Barokah Boarding School Kota Kediri dalam kancah olahraga bela diri nasional. Dalam ajang bergengsi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat BMW Championship Road To Malaysia 2026 yang berlangsung di GOR Pajajaran, Kota Bandung pada 16-19 April 2026, dua atlet muda berbakat ini berhasil menyabet medali emas dan perunggu. Kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan proyeksi strategis untuk menjaring talenta terbaik yang akan dipersiapkan menuju panggung internasional di level Asia Tenggara.
Ahmad Adam Setia Assobirin, siswa kelas X, menjadi bintang utama setelah memastikan diri membawa pulang medali emas pada kategori Jurus Tunggal Putra Remaja. Ketangkasan dan ketepatan teknik yang ditampilkannya berhasil memukau dewan juri di tengah persaingan ketat. Keberhasilan Ahmad disusul oleh rekan sejawatnya, Aditya Alfan Maulana, yang juga duduk di bangku kelas X. Aditya sukses mengamankan medali perunggu pada kategori Tanding Kelas B Putra Remaja setelah melewati pertarungan sengit dengan pesilat-pesilat tangguh dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah, dua siswa kami berhasil meraih prestasi pada ajang BMW Championship di Bandung. Tujuan dari kejuaraan ini adalah mencari dan mencetak bibit atlet berprestasi serta penyaringan atlet terbaik untuk mengikuti kejuaraan tingkat Asia Tenggara,” ujar Kepala SMA Wali Barokah, Agus DS.
Agus DS menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa syukur atas pencapaian anak didiknya tersebut. Baginya, kejuaraan ini merupakan tonggak penting dalam pola pembinaan atlet muda di lingkungan sekolah berbasis pesantren. Keberhasilan ini sekaligus membuktikan bahwa sistem pendidikan asrama mampu melahirkan individu yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga unggul secara fisik dan kompetitif di kancah nasional.
Harapan besar kini disematkan kepada para jawara muda ini agar tidak cepat berpuas diri. Prestasi di Bandung diharapkan menjadi batu loncatan untuk jenjang pendidikan dan karier atletik yang lebih tinggi di masa depan. Semangat juang mereka diharapkan mampu menularkan energi positif bagi siswa lainnya untuk mengeksplorasi bakat di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.
“Semoga prestasi yang diraih menjadi modal untuk meraih prestasi yang lebih baik dalam studi yang lebih tinggi yang akan datang, serta menjadi inspirasi bagi teman-teman yang lain untuk berprestasi pada bidang-bidang yang lain. Selamat dan sukses bagi keduanya,” tutur Agus menambahkan.
Keberhasilan kedua siswa ini mempertegas komitmen SMA Wali Barokah Boarding School dalam menjaga keseimbangan antara kurikulum akademik, pembentukan karakter religius, dan pengembangan minat bakat olahraga. Sinergi ini terbukti efektif dalam mencetak generasi yang tangguh dan memiliki daya saing tinggi. Dengan raihan prestasi ini, jalan menuju kompetisi regional Asia Tenggara kini terbuka lebar bagi para atlet binaan sekolah tersebut.
“Dengan hasil ini, para atlet binaan SMA Wali Barokah Boarding School tersebut kini memiliki peluang besar untuk dilirik dalam ajang kompetisi di level regional Asia Tenggara,” tutup Agus DS.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.