Perkuat Sinergi Kamtibmas, Ponpes Wali Barokah Dukung Peluncuran Ronda Digital Kota Kediri Bersama Kabaharkam Polri

Perkuat Sinergi Kamtibmas, Ponpes Wali Barokah Dukung Peluncuran Ronda Digital Kota Kediri Bersama Kabaharkam Polri

Modernisasi Keamanan Berbasis Teknologi di Kota Kediri

Di tengah upaya memperkuat stabilitas dan keamanan wilayah, Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah secara resmi menyatakan dukungannya terhadap peluncuran inovasi "Ronda Digital" di Kota Kediri. Kehadiran perwakilan pesantren dalam agenda bertajuk “Ngopi Kamtibmas” yang digelar di kantor Kecamatan Kota pada Senin (20/4/2026) tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara institusi pendidikan agama dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.

Program Ronda Digital ini diinisiasi untuk memodernisasi sistem ronda konvensional yang selama ini berjalan di tengah masyarakat. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk adaptasi teknologi dalam menjaga lingkungan. Dengan mengintegrasikan sedikitnya 1.580 unit CCTV yang tersebar di 17 kelurahan, sistem ini memungkinkan pemantauan wilayah secara real-time yang dapat diakses langsung oleh warga melalui perangkat digital dari rumah mereka sendiri.

“CCTV yang terintegrasi ini memudahkan pemantauan sekaligus mempercepat respons terhadap potensi gangguan keamanan,” ujar Vinanda Prameswati saat meresmikan inovasi tersebut.

Dukungan Pesantren Terhadap Stabilitas Wilayah

Pihak Ponpes Wali Barokah menyambut hangat terobosan ini. Bagi lingkungan pesantren yang memiliki mobilitas santri yang tinggi, aspek keamanan menjadi pondasi utama dalam menjalankan aktivitas pendidikan dan ibadah. Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah, Agung Riyanto, menekankan bahwa rasa aman memiliki dimensi yang lebih dalam dari sekadar perlindungan fisik.

“Kami mendukung inovasi Ronda Digital ini. Bagi kami di Ponpes Wali Barokah, keamanan bukan hanya soal fisik, tapi juga ketenangan dalam beribadah dan belajar,” tegas Agung Riyanto.

Agung menilai, integrasi ribuan titik kamera pengawas di wilayah Kecamatan Kota tersebut akan mempermudah warga maupun pihak pesantren dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Langkah ini dinilai sangat sejalan dengan visi pesantren dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para santri dan masyarakat sekitar yang bermukim di sekitar area pondok.

“Pesantren siap berkolaborasi dalam kamtibmas lingkungan. Ponpes Wali Barokah siap bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk memastikan narasi positif dan semangat gotong royong tetap terjaga,” tambah Agung.

Arahan Kabaharkam Polri Terkait Kolaborasi Lintas Sektor

Dalam kesempatan yang sama, Kabaharkam Polri, Komjen Pol Karyoto, memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran kepolisian untuk mengoptimalkan tugas pokok dan fungsi dalam menjaga Kamtibmas di lapangan. Ia menggarisbawahi bahwa kehadiran personel polisi secara fisik serta pengawasan berbasis teknologi harus berjalan beriringan.

“Patroli sore harus dimaksimalkan untuk menjamin keamanan masyarakat yang pulang. Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, melainkan hasil kerja bersama antara pemerintah, aparat, akademisi, media, dan tokoh masyarakat,” jelas Komjen Pol Karyoto.

Komjen Pol Karyoto juga menginstruksikan penguatan patroli pada jam-jam rawan, seperti saat waktu pulang kerja, guna memastikan ketertiban mobilitas warga tetap terjaga. Menurutnya, kunci utama dalam mencegah gangguan keamanan adalah kehadiran aparat di lapangan yang didukung oleh informasi akurat dari masyarakat dan sistem teknologi seperti Ronda Digital ini.

Beliau pun mendorong Polres Kediri Kota, Pemerintah Kota Kediri, serta Kodim 0809 Kediri untuk terus menjalin komunikasi intensif dengan warga. Sinergi lintas sektor, termasuk peran media massa dalam menyebarkan informasi positif, dianggap krusial untuk mencegah timbulnya keresahan sosial di tengah masyarakat.

Hadirnya sejumlah tokoh penting dalam acara ini mempertegas komitmen kolektif tersebut. Tampak hadir Wakil Wali Kota Kediri, Gus Qowwim, Kapolres Kediri Kota, Anggi Saputra, Dandim 0809, Dhavid Nur Hadiansyah, serta Bidang Humas Ponpes Wali Barokah, Asyhari Eko Prayitno, yang turut menyaksikan tonggak sejarah baru keamanan digital di Kota Kediri.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.