Sinergi Ulama dan Umaro dalam Tarawih Keliling di Kabupaten Bandung
Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan serta mempererat tali silaturahim antar elemen masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) bekerja sama dengan Pemerintah Desa Batujajar Barat menyelenggarakan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling). Kegiatan religius ini dipusatkan di Masjid Al Furqon, sebuah pusat ibadah yang dikelola oleh warga LDII di wilayah Batujajar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Acara yang berlangsung penuh khidmat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas ibadah umat Muslim sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat setempat. Kehadiran para tokoh penting di Masjid Al Furqon menandakan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga kerukunan beragama dan stabilitas sosial di tingkat desa.
Pentingnya Kebersamaan di Bulan Suci
Ketua PC LDII Kecamatan Batujajar, Irvan Muhamad A, secara resmi membuka rangkaian kegiatan tersebut. Dalam sambutannya yang penuh pesan moral, beliau menggarisbawahi bahwa bulan Ramadan adalah momentum emas untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan antar sesama manusia. Beliau juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas sinergi yang terjalin antara MUI, jajaran pemerintah desa, dan seluruh warga dalam menyukseskan program tarawih keliling ini.
“Tarawih keliling ini bukan hanya ibadah, tapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Momentum Ramadan harus kita manfaatkan untuk memperkuat kebersamaan,” ujar Irvan Muhamad A.
Menurut Irvan, kegiatan kolektif seperti ini sangat krusial dalam membangun pemahaman yang sama terkait isu-isu keagamaan dan kemasyarakatan, sehingga potensi konflik dapat diredam dan semangat gotong royong dapat terus dipupuk.
Pemerintah Desa Hadir Lebih Dekat
Selain dihadiri oleh tokoh agama, kegiatan ini juga diikuti oleh jajaran pemerintahan setempat. Hadir secara langsung Kepala Desa Batujajar Barat, Erfan Hariawan, yang didampingi oleh Ketua BPD Desa Batujajar Barat. Turut hadir pula Ketua MUI Desa Batujajar Barat, Roni Tobroni, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Tarling di Masjid LDII Al Furqon.
Kepala Desa Batujajar Barat, Erfan Hariawan, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa agenda Tarawih Keliling adalah salah satu cara pemerintah desa untuk turun langsung ke lapangan dan mendengarkan aspirasi warga di sela-sela kegiatan ibadah.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mengajak untuk terus menjaga kerukunan dan kebersamaan di lingkungan desa,” ungkap Erfan Hariawan.
Rangkaian Kegiatan dan Tausiyah Keagamaan
Pelaksanaan Tarling diawali dengan salat Isya berjamaah yang diikuti dengan salat Tarawih dan Witir secara tertib. Setelah prosesi ibadah utama selesai, acara dilanjutkan dengan sesi tausiyah atau ceramah agama. Materi tausiyah yang disampaikan berfokus pada pesan-pesan moral, pentingnya menjaga spiritualitas selama Ramadan, serta ajakan untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan ini ditutup dengan ramah tamah yang memperlihatkan kehangatan hubungan antara para pejabat desa, pengurus MUI, serta jamaah Masjid Al Furqon. Diharapkan, melalui kegiatan rutin semacam ini, keimanan dan ketakwaan masyarakat di wilayah Desa Batujajar Barat dapat terus meningkat, seiring dengan terciptanya suasana desa yang aman, damai, dan penuh keberkahan.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.