Menurutnya, warga LDII terkesan biasa saja namun mumpuni dalam hal keilmuan. Lebih lanjut ia berharap silaturahmi ini berlanjut kapan pun  dan di mana pun.

 

LDII Pasangkayu


PASANGKAYU,  –  Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Barat ustaz Abd Hakim SSosI mengikuti salat jumat di masjid Babul Jannah yang merupakan masjid binaan Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Pasangkayu, Jumat (5/2/2021).


Usai salat jumat, ust Abd Hakim memberikan tausiah kepada warga LDII. “Penyampaian khotbah menggunakan bahasa arab dan bacaan basmalah tidak dikeraskan hal itu tidak menjadi persoalan. Yang penting tidak menyalahkan penyampai khotbah jika menggunakan bahasa selain bahasa arab,” tuturnya.

 

Ia selanjutnya bercerita bahwa pada tahun 2020 berkunjung ke kantor DPP LDII bersama ketua MUI Provinsi Sulawesi Barat. “Alhamdulillah kami disambut langsung oleh ketua umum KH Chriswanto Santoso. Kami diperlihatkan program kerja, dan LDII adalah ormas islam yang melaksanakan program revolusi mental sejak usia dini,” kenangnya.


Ust Abd Hakim mengaku merasa nyaman dan senang bersama warga LDII. Kekagumannya pada LDII turut ia sampaikan saat anaknya sakit di RSUD Kabupaten Mamuju.


“Waktu itu banyak yang menjenguk, di antaranya warga LDII. Ketika mendoakan anak saya, LDII mempraktikkan sunah nabi yakni berdoa sambil memegang anak saya,” katanya.


Menurutnya, warga LDII terkesan biasa saja namun mumpuni dalam hal keilmuan. Lebih lanjut ia berharap silaturahmi ini berlanjut kapan pun  dan di mana pun.


Diketahui, ust Abd Hakim yang juga anggota bidang dakwah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat ini termasuk korban gempa di Mamuju. Saat ini ia dalam kondisi mengungsi di rumah kerabatnya di Kabupaten Pasangkayu.


Dalam kesempatan tersebut turut hadir Ketua PC LDII Kecamatan Pasangkayu Maruditanto SPd, Agus Triawan dan Dewan Pembina H Samhari SKM.

1 تعليقات

  1. Lanjutkan Semoga Alloh paring.. Aman,selamat,lancar dan barokah..
    ​​آميـــــــــن .... يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

    ردحذف

إرسال تعليق

أحدث أقدم