TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Wujud kepedulian terhadap lingkungan, keluarga besar Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Kalimantan Barat melaksanakan aksi menanam pohon yang dilaksanakan di tepi jalan Sungai Pinyuh, Kamis (25/5/2017).

Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto menuturkan aksi menanam 1000 pohon bertema LDII Go Green yang dilaksanakan oleh lebih dari 100 peserta baik dari DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia ( LDII) Kalbar, DPD LDII Kabupaten Mempawah bersama Yayasan Tri Dharma dan masyarakat Sungai Pinyuh merupakan program rutin pusat.

"Kemudian mulai tahun 2017 nenindaklanjuti hasil munas bahwa LDII terpanggil melestarikan lingkungan,"ujarnya didampingi Ketua DPD LDII Kabupaten Mempawah, H.M Yusuf Abdullah usai kegiatan aksi menanam pohon, Kamis (25/5/2017).

Dihadiri langsung oleh Camat Sungai Pinyuh dan pengurus Yayasan Tri dharma Sungai Pinyuh sebetulnya ada 1050 tanaman yang dilakukan penanaman yakni jenis mahoni dan angkrik.

Baca: Polres Mempawah Gelar Rekonstruksi Penganiayaan Maman Hingga Tewas, 26 Adegan Diperagakan

Disadari atau tidak sejalan pertambahan penduduk, maka saat ini lingkungan juga mulai terancam. Jika tidak ditangani dan dijaga upaya konkrit lingkungan dikhawatirkan anak cucu nanti terancam oleh kerusakan lingkungan.

"Dengan demikian aksi hari ini keterpanggilan kita menjaga dan mengembalikan keserasian lingkungan,"jelasnya.

Karena dengan menjaga dan melakukan penanaman pohon dan menjaga lingkungan juga menjadi nilai ibadah dengan amalan jariyah.

"Dengan, kita menyiapkan kondisi ruang lingkungan yang nyaman maka investasi bagi anak cucu,"jelasnya.

Maka melalui aksi ini diharapkan menimbulkkan kesadaran warga untuk menjaga dan memelihara lingkungan. Selain itu menjadi satu upaya bentuk nyata dalam berdakwah. "Program ini menjadi dakwah kita yakni bil hal atau dakwah dengan tindakan,"jelasnya.

Karena dakwah dikatakannya tak hanya dilakukan dengan ceramahh tetapi juga dengan memberikan suri tauladan.

"Makanya aksi ini dilakukan untuk memberikan suri tauladan,"jelasnya.

Tak hanya itu, LDII Kalbar juga menginginkan Mempawah menjadi pengembangan Sungai Pinyuh Go Green.

Maka bentuk konkrit yang dilakukan dengan mengkampanyekan tentang penjagaan lingkungan dan mengajak komunitas dan warga lain menjaga lingkungan dan menjaga di Sungai Pinyuh.

Terlebih dikatakan pemerintah kecamatan Sungai Pinyuh memfasilitasi kegiatan mereka. "Ini pertama dilakukan tetapi akan dilakukan secara berkelanjutan sasaran ditempat lainnya terutama pusat pertokoan,"jelasnya.

Camat Sungai Pinyuh, Rochmat Efendi menuturkan pihaknya sangat menyambut baik dengan adanya aksi menanam 1000 pohon yang dilakukan di Sungai Pinyuh.

"Kita tentu mendukung program penghijauan LDII ini,"jelasnya. Maka terkait keinginan dari LDII yang berharap pohon yang ditanam ini dipelihara dan dilestarikan, Rochmat mengaku akan melakukan sesuai kewenangan yang mereka miliki.

Ia mengatakan sejalan dengan program penghijauan ini, sebetulnya yang diinginkan Kabupaten Mempawah termasuk Kecamatan Sungai Pinyuh adalah hutan kota.

"Semacam ada tempat ada lahan yang bisa ditanami, seperti tanaman hutan atau tanaman apa, tetapi saya cari-cari lahan pemda untuk hutan kota tidak ada,"jelasnya.

Setidaknya, Sehingga dengan adanya program penghijauan seperti LDII go green di Sungai Pinyuh akan mengimbangi keutuhan dan keasrianlingkungan.

"Mungkin mengimbangi keperluan hutan kota dengan ditaman pohon dijalan-jalan,"jelasnya.



Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul LDII Go Green Lakukan Aksi Penanaman 1000 Pohon di Sungai Pinyuh, http://pontianak.tribunnews.com/2017/05/25/ldii-go-green-lakukan-aksi-penanaman-1000-pohon-di-sungai-pinyuh?page=all.
Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Rizky Zulham